Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Guru Penggerak Harus Bermanfaat Bagi Murid dan Guru Lain

satuwarta.id – 177 calon guru penggerak Kabupaten Kediri dinyatakan lulus menjadi guru penggerak di angkatan ke 9. Para guru penggerak yang lulus sebelumnya telah berproses selama 6 bulan dan sudah melaksanakan pembelajaran dengan model hybrid yang didampingi instruktur dan fasilitator.
Selain itu juga sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka yang didampingi pengajar praktik. Inovasi dari para guru penggerak itu diperlihatkan pada khalayak umum dalam lokakarya Guru Penggerak Angkatan 9 Kabupaten Kediri, di Convention Hall Simpang Lima Gumul, Sabtu (30/04/2024).
Inovasi dan praktik yang diciptakan para guru penggerak diharapkan bisa ditularkan tidak hanya kepada para guru yang lain, tapi juga kepada murid di ruang kelas. Selain itu, para guru harus bergerak mengaplikasikan apa yang sudah diperoleh selama menempuh pendidikan guru penggerak.
“Menggerakkan tidak hanya muridnya, tapi juga sekelilingnya. Para guru ini memiliki peranan penting dalam menggali bakat para murid. Membuat nyaman murid sehingga murid bisa sukses meraih masa depan sesuai passion,” ujar Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa.
Total saat ini terdapat kurang lebih 600 guru penggerak yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Kediri.
Dengan berbagai ilmu, pengalaman, metode dan inovasi yang didapatkan, Guru Penggerak diharapkan bisa menjadi agen perubahan untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Kediri.
“Saat strategi pembelajaran dan media pembelajaran terkelola dengan baik Otomatis pembelajaran akan semakin baik. Dengan layanan pendidikan akan semakin berkualitas,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri M Muhsin.tam



