Perebutkan Piala Bupati Kediri, Expo Kontes Domba dan Kambing Pertama Diikuti Ratusan Peserta

satuwarta.id – Dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Kediri ke 1220, untuk pertama kalinya membawa digelar Expo Kontes Domba dan Kambing.
Memperebutkan Piala Bupati Kediri dan uang pembinaan total Rp 50 juta, gelaran ini merupakan kolaborasi antara Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri dengan Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) Kediri.
Expo Kontes Domba dan Kambing Piala Bupati Kediri 2024 berlangsung selama dua hari yakni, 25-26 Mei 2024 di pasar hewan Rojokoyo, Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.
“Ini merupakan bentuk kolaborasi Pemkab Kediri dengan teman-teman komunitas. Ini merupakan event pertama yang baru dilaksanakan di Kabupaten Kediri dan insya Allah sesuai harapan Mas Bupati kami akan terus support kegiatan-kegiatan yang melibatkan peternak, dan khususnya pelaku-pelaku usaha yang mempunyai peran kepada masyarakat,” terang Kepala DKPP Kabupaten Kediri drh Tutik Purwaningsih, Sabtu (25/05/2024).
Tutik menambahkan, kegiatan ini juga merupakan bentuk apresiasi, kepada pelaku usaha pembibitan dan juga pelaku usaha domba kambing di Kabupaten Kediri dan sekitarnya. Tutik juga berharap, kedepan kegiatan serupa bisa terus masuk dalam agenda tahunan, terutama sebagai rangkaian peringatan HUT Kabupaten Kediri.
“Selain apresiasi, ini juga merupakan bentuk kontribusi dari teman-teman bagaimana ketahanan pangan khususnya mencukupi protein hewani di Kabupaten Kediri maupun Jawa Timur dan nasional. Apalagi mengingat potensi baik itu pakan kemudian potensi peternak di Kabupaten Kediri sendiri juga luar biasa,” tambahnya.
Sementara itu Ketua HPDKI Kediri dr Taufan Hidayat mengungkapkan Expo Kontes Domba dan Kambing pertama di Kabupaten Kediri tersebut, pesertanya datang dari berbagai daerah di Pulau Jawa. dr Taufan menuturkan berbeda dari event serupa lainnya, di penyelenggaraan kali ini terdapat kelas khusus domba yang menjadi pembeda.
Total ada tiga hewan ternak yang dilombakan yakni domba, kambing Boer serta kambing PE. Setiap jenis hewan ternak terbagi menjadi beberapa kategori. Adapun untuk penilaian, para hewan ternak yang ikut ambil bagian dinilai dari keserasian anatomi tubuh dan juga berat badan.
“Kurang lebih ada 350 peserta. Dan ada beberapa peserta yang bawa lebih dari satu ekor , jadi untuk jumlah ternaknya bisa lebih dari itu. Pesertanya dari ujung timur ada dari Banyuwangi, kemudian dari barat ada yang berasal dari Bogor,” tuturnya.
dr Taufan juga menuturkan, event ini bisa menjadi tolak ukur bagi para peternak Kabupaten Kediri yang ingin berkompetisi di ajang yang lebih tinggi di kemudian hari.
“Jadi peternak bisa tahu apakah kambingnya sudah siap untuk ikut di event dengan level yang lebih tinggi karena nanti ada juga ada event lokal regional dan nasional, seperti itu jadi tingkatannya,” pungkasnya. tam



