BISNIS

Percepatan Distribusi Migor Sasar Pedagang Tradisional, UMKM Menyusul

satuwarta.id – Percepatan dalam mendistribusikan minyak goreng bagi masyarakat di wilayah Kota Kediri, terus dilakukan Pemkot Kediri untuk mencegah kelangkaan minyak goreng.

Pada  Jum’at pagi (4/3) di Pasar Mrican Disperdagin Kota Kediri melaksanakan dropping minyak goreng bagi para pedagang. Tak kurang 50 pedagang pasar mendapatkan minyak goreng merek Fortune kemasan premium dengan harga Rp 13.000/liter yang akan dijual kepada konsumen sesuai HET yang berlaku, yaitu Rp 14.000/liter.

Kepala Disperdagin Kota Kediri Tanto Wijohari menyampaikan bahwa percepatan distribusi ke pasar tradisional ini akan dilaksanakan secara rutin.

Pihaknya bekerjasama erat dengan Perumda Pasar Joyoboyo untuk mengidentifikasi pasar yang stoknya menipis. “Paling tidak, dalam seminggu tim kami berkeliling 2 – 3 kali dengan lokasi pasar yang berbeda-beda,” jelasnya.

Tak hanya itu, Disperdagin saat ini juga tengah mengupayakan penyediaan barang bagi para pelaku UMKM yang membutuhkan minyak goreng dalam proses produksinya.

“Kami akan kerjasama dengan produsen minyak goreng. Semoga program migor untuk pelaku UMKM pangan dan kuliner ini bisa terlaksana dalam waktu dekat,” harap Tanto.

Sebagai catatan, sejak bulan Januari lalu Pemkot Kediri telah menggelontorkan 17.000 liter minyak goreng melalui operasi pasar bagi masyarakat. 

Bersama dengan Satgas Pangan Polres Kediri Kota, pengawasan dan komunikasi dengan distributor lokal pun terus dilakukan untuk memastikan percepatan penyaluran barang kepada para pelanggan. Sejauh ini belum ditemukan adanya indikasi penimbunan minyak goreng di wilayah Kota Kediri. bby

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close