KESEHATAN

Penyebaran Covid-19 Melandai, Keterisian Isoter eks BLK Menurun Drastis

satuwarta.id – Penyebaran covid-19 di kota Kediri makin terkendali, dan selama beberapa pekan terakhir terus memperlihatkan penurunan yang cukup signifikan. Warga yang menjalani isolasi di ruang isolasi terpusat eks BLK juga makin berkurang.

Seperti diketahui, pemerintah kota Kediri membuka ruang isolasi terpusat (isoter) untuk warga yang terpapar covid-19 dengan status tanpa gejala (OTG) sejak 7 Juli lalu. Selama dibuka kurang lebih 207 warga telah menjalani isolasi di Isoter.

Sampai Rabu, (22/09/2021) di ruang isoter eks BLK hanya dihuni 8 orang.

” Untuk hari ini 8 orang terdiri dari 3 laki-laki, 5 perempuan, ” ujar Kepala BPBD kota Kediri Indun Munawaroh.

Dalam beberapa hari kedepan, warga yang dirawat di ruang isoter kemungkinan akan semakin berkurang.

” Rencananya besok ada lagi yang pulang 3, tapi masih menanti pemeriksaan dari tenaga kesehatan, yang berhak menentukan boleh pulang atau tidak, ” tambah Indun lagi.

Berdasarkan catatan, rekor tertinggi ruang isoter eks BLK ada pada 18 Agustus dimana terdapat 16 orang masuk, sementara tingkat keterisian tertinggi sempat ada pada angka 59 orang.

Sementara itu untuk, wilayah yang menyumbang keterisian terbanyak rata-rata dari wilayah padat penduduk seperti Lirboyo (Mojoroto), Dandangan (kota), dan Singonegaran (Pesantren). bby

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close