PENDIDIKAN

Penerima Bisyaroh Meningkat, Mas Dhito Komitmen Sejahterakan Guru Agama Non Formal

satuwarta.id – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana secara simbolis menyalurkan program insentif bisyaroh di Kawasan Taman Hijau Simpang Lima Gumul pada Rabu (18/9/2024). Penyerahan ini menandai komitmen bupati berusia 32 tahun tersebut dalam mensejahterakan guru agama non formal.

Orang nomor satu di Kabupaten Kediri itu enyampaikan, penyaluran bisyaroh tersebut menjadi tunjangan bagi keberadaan guru agama non formal. Adanya program ini telah dirasakan oleh ribuan guru non formal sejak tahun 2021 silam.

“Guru agama ini yang akan menjadi benteng untuk tumbuh kembang moral pada anak,” kata bupati yang akrab disapa Mas Dhito.

Menurutnya, peran guru agama non formal tersebut menjadi penting dalam proses pertumbuhan anak. Tanpa kehadiran guru agama, kualitas moral pada anak juga akan berpengaruh.

“Karena program seperti ini adalah program untuk panjenengan dalam mendidik moral anak-anak di Kabupaten Kediri 10 sampai 20 tahun yang akan datang,” tegasnya.

Program insentif bisyaroh tersebut diberikan senilai Rp100 ribu setiap bulan dan diserahkan sekali dalam setahun. Sehingga program bisyaroh diterima langsung oleh guru agama non formal dengan nominal sebesar Rp1,2 juta.

Pun demikian, penyaluran bisyaroh ini terus bertambah setiap tahunnya. Tahun 2024, penerima insentif bisyaroh hampir mencapai 9.000 guru atau terdapat kenaikan jumlah hampir 1.000 guru dari tahun 2023.

Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah Ploso Mojo, Kediri, KH Iffatul Lathoif, menambahkan, program insentif tersebut dicetuskan Mas Dhito untuk mensejahterakan guru keagamaan di Kabupaten Kediri.

Tak dipungkiri, pihaknya memberikan apresiasi atas pemberian program tersebut. Pasalnya, kemunculan insentif bisyaroh ini pertama kali datang di era kepemimpinan Mas Dhito.

“Yang saya tahu, baru di eranya Mas Dhito ini ada insentif,” jelas Gus Thoif, sapaan akrabnya.

Untuk diketahui, di Kabupaten Kediri terdapat sekitar 15.000 guru agama non formal dan 2.398 lembaga yang terdiri dari madrasah diniyah (madin) dan lembaga Al-Qur’an.ind

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close