Waspada Omicron, Call Center dan Isoter Kota Kediri Disiapsiagakan

satuwarta.id – Munculnya varian virus Covid-19 jenis Omicron, membuat pemerintah pusat dan daerah harus waspada dengan ancaman yang ditimbulkan. Pemkot Kediri bersama dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia; Kementerian terkait, Kepolisian, TNI, BNPB serta sejumlah kota/kabupaten lain di Indonesia melakukan rapat koordinasi, Selasa, (11/01/2022).
Dalam rapat tersebut Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan tentang kondisi terkini perkembangan kasus Omicron di Indonesia. Disebutkan olehnya kondisi kasus klinis Omicron 99% memiliki gejala ringan. Sementara untuk kasus kumulatif positif Omicron di Indonesia ada 506 kasus, dimana 114 telah menyelesaikan isolasi.
Mengantisipasi hal ini kian meluas, pihaknya mewanti-wanti setiap kepala daerah supaya mengencangkan deteksi, vaksinasi dan terapeutik.
Terkait hal itu Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar meminta agar semua pihak terus berkoordinasi dan berkolaborasi dalam menghadapi ancaman covid-19 varian omicron. Masyarakat bisa menghubungi call center corona Kota Kediri melalui Whatsapp di 08113787119, atau telpon pada nomor (0354) 2894000 atau juga melalui website di corona.kedirikota.go.id.
Call Center berfungsi untuk mengetahui informasi ataupun menyampaikan aduan terkait Covid-19. Selain itu, Call Center akan membantu Pemkot Kediri untuk memonitoring kondisi dan situasi kota Kediri di masa pandemi ini.
“Kita sudah berhasil menekan penularan Covid-19 sehingga pandemi dapat terkendali. Koordinasi, kolaborasi dan komunikasi menjadi kunci penting dalam penanganan pandemi. Kita harus bersama-sama menjaga Kota Kediri untuk tetap bisa di level seperti saat ini,” ungkapnya.
Disamping itu kesiapan isolasi mandiri dan isolasi terpusat di setiap daerah juga menjadi perhatian. Pemerintah kota Kediri sendiri bersama instansi terkait bersiaga menyiapkan segala rekomendasi yang disepakati dalam rapat tersebut. Salah satunya, ia telah memastikan bahwa tempat isolasi terpusat di Kota Kediri sewaktu-waktu siap difungsikan jikalau didapati kasus baru sesuai rekomendasi dari pusat.
“Ada sedikitnya 130 bed yang bisa difungsikan di Isoter Kota Kediri. Selain itu sarana dan prasarana penunjang lainnya juga telah disiapkan berikut juga dengan ambulance dan SDM yang bertugas dalam operasional pelaksanaan isoter,” Sekretaris Daerah Kota Kediri Bagus Alit.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa sebelumnya sesuai arahan Walikota Kediri pihaknya telah mewanti-wanti kepada seluruh masyarakat supaya mewaspadai ancaman Omicron.
“Sesuai arahan Walikota Kediri, bahwa jangan pernah menyepelekan ini, karena isu yang berkembang di masyarakat, varian ini lebih ringan dampaknya, namun sangat cepat penyebarannya. Intinya kita harus waspada, ada target besar pemulihan ekonomi di tahun 2022,” imbuhnya. bby



