NEWS

Pelajar SD hingga SMA Antusias Sambut Pameran Temporer Pra-Launching Museum di Kediri

satuwarta.id – Hari pertama pembukaan pameran temporer dalam rangka pra-launching museum di Kabupaten Kediri disambut antusias oleh masyarakat, khususnya para pelajar dari jenjang SD hingga SMA.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri Mustika Prayitno Adi melalui Kepala Bidang Museum dan Purbakala Eko Priyatno mengungkapkan, setidaknya terdapat 50 pelajar diundang setiap harinya untuk mengunjungi pameran yang berlangsung selama lima hari tersebut.

Salah satu pengunjung, Julian Arwinsyah, siswi kelas 11 SMAN 1 Kandangan, mengungkapkan kekagumannya setelah menyaksikan koleksi yang ditampilkan. Dua di antaranya merupakan masterpiece yang menjadi daya tarik utama, yakni Kepala Bodhisatwa dan Arca Siwa Catur Muka.

“Menarik sekali karena saya bisa melihat prasasti yang bahkan berasal dari daerah saya sendiri, seperti dari Kepung,” ungkap Julian pada Selasa (17/6/2025).

Kesan serupa juga disampaikan Leona Taliasaki, SDN Rejomulyo 1, Desa Ngasem, Kecamatan Kras. Siswi kelas 5 tersebut merasa pameran ini membuka wawasannya tentang sejarah dan budaya lokal.

“Di sini saya bisa belajar tentang budaya Kediri, seperti batik, topeng panji, arca, dan prasasti. Jadi tambah tahu tentang sejarah,” ujarnya.

Pelajar SD saat mencatat tugas untuk memberi kesan dan masukan museum daerah (foto: Indra/satuwartaid)

Sementara itu, Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menghimpun aspirasi masyarakat dalam mewujudkan museum yang representatif. Pihaknya menekankan pentingnya keterlibatan pelajar sebagai generasi penerus dalam pelestarian budaya.

“Museum ini sangat penting untuk menjaga kelestarian budaya, baik yang bersifat benda maupun tak benda agar tidak punah,” jelas Mbak Dewi, sapaannya.

Mbak Dewi juga mengajak masyarakat untuk lebih mengenal kekayaan budaya melalui berbagai koleksi yang dipamerkan, mulai dari arca, prasasti, replika artefak, motif batik, hingga peninggalan sejarah lainnya yang merefleksikan peradaban masa lalu di Kediri.

Adapun, pameran ini akan berlangsung selama lima hari, mulai 17 hingga 21 Juni 2025, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan akademisi, budayawan, serta pelestari sejarah.ind

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close