News Feed

Masih Pandemi, Penjual Bendera Musiman Sepi Pembeli

satuwarta.id – Jelang Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke 76, sejumlah penjual bendera musiman mengaku mengalami penurunan penjualan. Seperti yang diungkapkan Rizki Riandi. Warga Balowerti yang berjualan di sekitar Pesantren.

” Turunnya 50 persen, dari sebelum covid (pandemi), ” tukas Rizki, Rabu, (04/08/2021).

PPKM yang mewajibkan sejumlah sektor kerja non essensial memberlakukan WFH, serta sekolah yang masih melakukan belajar dari rumah turut menjadi penyebab penjualan bendera dan umbul-umbul menurun.

” Biasanya toko beli untuk meramaikan. Sekolah – kantor juga libur, ” tambah Rizki yang biasa berjualan mulai tanggal 1 sampai 16 Agustus itu.

Hal serupa juga diungkapkan Wulandari. Wanita asal Bandar Kidul yang biasa berjualan bendera dan umbul umbul di wilayah Pesantren.

Wulandari yang setiap hari membawa kurang lebih 2 Kodi bendera dan umbul-umbul untuk dijual mengungkapkan hasil penjualannya menurun.

” sebelum PPKM lumayan laku cepat,  laku banyak. Kalau dulu rata-rata Rp 500 ribu perhari, tapi sekarang tidak tentu. Sekitar Rp 300 ribu, ” ungkapnya.

Wulandari sendiri biasa berjualan mulai akhir Juli sampai tanggal 16 Agustus, ia mematok harga Rp 25 ribu sampai Rp 60 ribuan, tergantung ukuran dan jenis bendera. bby

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close