Rawan Jatuh, Temuan Tugu Tapal Batas Bakal Dipindahkan Sementara

satuwarta.id – Pemerintah Kabupaten Kediri bakal memberikan rekomendasi kepada Pemerintah Desa Kayunan untuk memindahkan sementara terhadap benda bersejarah tugu tapal batas yang usai ditemukan beberapa waktu lalu.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Museum dan Purbakala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Eko Priyatno. Rencana pemindahan tersebut menyusul letak tugu yang berada di kemiringan tanah.
Kemiringan posisi tugu berukuran tinggi 170 cm dan tebal 76 cm itu menjadi sangat berbahaya atau riskan jatuh tatkala terjadi hujan deras.
Seperti diketahui, benda yang berbentuk menyerupai sebuah tugu itu memang ditemukan di area penggalian tanah di Desa Kayunan, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.
“Kalau kondisi sekarang posisinya sudah miring, dan itu sangat rentan dengan hujan. Rawan jatuh karena tidak berkonteks apapun dengan sebelahnya,” kata Eko, Senin (16/1/2024).
Oleh karena itu, Eko mencoba menyarankan kepada Pemerintah Desa Kayunan untuk memindahkan tugu sementara guna menghindari hal-hal yang menghambat penelitian pada hari mendatang.
“Memang sebaiknya ada usaha untuk menurunkan terlebih dahulu, di kantor desa setempat atau di sini dulu,” terangnya dalam pengamanan temuan tugu.
Pengamanan secara darurat dimaksudkan sembari menunggu rekomendasi dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jawa Timur terkait langkah bagaimana yang harus dilakukan terhadap tugu ini.
Rencana pengamanan itu selaras dengan pernyataan Juru Bicara Tim BPK Wilayah XI Jawa Timur Ismail Lutfi. Bahwa data yang ditemukan di lapangan akan sangat penting bagi tim peneliti.
Sebagai ahli epigrafi atau ahli tulisan kuno, Ismail mengaku sekecil apapun bukti yang tertera tetap dapat difungsikan untuk sejarah budaya.
“Data itu bagi kami sangat penting sekecil apapun bentuknya yang digunakan dapat menguak sejarah budaya di suatu tempat,” jelas Ismail.
Adapun benda yang telah ditemukan di lokasi berbeda yaitu adanya batu tugu, balok-balok batu andesit, frakmen artefak disertai ornamen, bata kuno, bata bercampur batu andesit.ind



