Puluhan Rumah di Kota Kediri Jadi Korban Banjir dan Angin Puting Beliung
satuwarta.id – Puluhan rumah mengalami kerusakan usai hujan deras disertai angin mengguyur Kota Kediri selama kurang lebih dua jam pada Senin sore (11/11/2024). Berdasarkan catatan BPBD Kota Kediri, terdapat tiga kelurahan yang terdampak paling parah akibat terjadinya angin puting beliung.
Di kelurahan Bujel, tepatnya di RW RT 2 dan RT 3, 29 rumah terdampak. 8 rumah diantaranya mengalami kerusakan berat sementara sisanya rusak sedang dan ringan.
Rata-rata kerusakan terjadi pada atap rumah warga. Juga terdapat kandang burung puyuh dan kandang sapi yang ikut terdampak angin puting beliung.
Sementara itu, di kelurahan Mojoroto, terdapat 14 rumah di RW 1 RT 2 yang terdampak, kemudian di kelurahan Ngampel, 4 rumah di RW 2 RT 8 dan 9 ikut menjadi korban.
Terkait langkah penanganan, Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri Joko Arianto menuturkan pihak kelurahan terus melakukan pendataan terhadap kerusakan yang terjadi pada rumah warga.
“Pihak kelurahan tengah melakukan pendataan, dan akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Perkim, PUPR dan Dinas Sosial,” tuturnya, Selasa (12/11/2024).
Angin kencang juga mengakibatkan pohon tumbang di sejumlah titik. Dari pantauan BPBD pohon tumbang terjadi di dekat UNP, daerah dekat Terminal Lama, kelurahan Tosaren, Kelurahan Bawang serta wilayah jalan Suparjan Mangunwijaya, Kelurahan Bujel.
Sedangkan banjir terjadi di 8 titik ruas jalan seperti di Jalan Brawijaya, Jalan Pattimura , Jalan Diponegoro Jalan Joyoboyo, Jalan Kombespol Duryat, Jalan Hasanudin, Jalan Tembus Kaliombo dan jalan Veteran.
Tidak hanya di titik ruas jalan tadi, banjir juga melanda kawasan di dua kelurahan yakni Kelurahan Pakunden dan Kelurahan Tinalan.
Di kelurahan Pakunden RW 4 yang berada di sekitar aliran sungai, puluhan rumah terendam banjir. “Yang terdampak RT 16, RT 17, RT 18, RT 19, RT 20, RT 21. Estimasi 30 rumah dengan ketinggian air sekitar 50 CM,” tambah Joko.
Sementara untuk di kelurahan Tinalan, wilayah yang terendam banjir berada di RW 5 RT 3.”Terdapat sekitar 10 rumah yang terdampak, dengan ketinggian air sekitar 20 CM,” pungkasnya.



