Lulusan PKBM Siap Bersaing di Jenjang Lebih Tinggi

satuwarta.id – Status pengakuan hukum pendidikan non formal dengan pendidikan formal adalah sama. Tidak hanya status pengakuan, peluang yang dimiliki juga setara.
Seperti lulusan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pagut, Kelurahan Blabak Kecamatan Pesantren Kota Kediri.
“Di mana mereka pada nantinya dapat kembali melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi di lembaga pendidikan formal,” tutur Kepala Sekolah PKBM Pagut Imam Malik usai tasyakuran sebagai wujud rasa syukur atas pencapaian prestasi dan kelulusan peserta didik tahun ajaran 2022-2023.
Acara yang berlangsung di Aula PKBM Pagut, Kelurahan Blabak, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Rabu (12/07/2023) itu, dihadiri oleh penasehat yayasan, Siswanto, Kepala Sekolah PKBM Pagut, Imam Malik serta dihadiri oleh para peserta didik PKBM Pagut, mulai dari program pendidikan kesetaraan kejar paket A sampai dengan kesetaraan kejar paket C.
Menurut Malik, giat tasyakuran ini dinilai sebuah tema yang tepat, bila dibandingkan dengan sebuah kegiatan yang bertemakan perpisahan, mengingat para peserta didik ini masih dapat kembali meneruskan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.
Sementara itu, Siswanto, Penasehat Yayasan PKBM Pagut menilai, jika antusias serta kesadaran masyarakat terhadap dunia pendidikan kian tinggi.
Hal ini terbukti dari jumlah siswa di lembaga pendidikan kesetaraan ini cukup banyak pada setiap tahunnya.
Bahkan Siswanto menyebut, tak banyak dari peserta didik ini datang dari kalangan berusia lanjut. Menurutnya, ini membuktikan jika mengemban sebuah ilmu pendidikan itu tak mengenal usia.
“Sekolah itu sepanjang hayat sepanjang seumur hidup sehingga yang lulus paket B bisa melanjutkan paket C dan bisa melanjutkan kependidikan tingkat formal. Begitu juga yang paket C bisa melanjutkan ke perguruan tinggi dan apabila sudah tidak mampu atu ingin bekerja harus siap sesuei skil yang dimiliki,” tuturnya. tam



