Lewat Pagelaran Wayang Kulit, Anggota Dewan Ini Ajak Warga Lestarikan Budaya

satuwarta.id – Semua insan masyarakat memiliki kewajiban yang sama untuk turut melestarikan seni dan budaya bangsa. Termasuk di dalamnya, kesenian tradisional wayang kulit.
Hal tersebut menjadi salah satu alasan Anggota DPRD Kota Kediri, Choirudin Mustofa menggelar pagelaran wayang kulit, yang berlangsung di Lapangan Banaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu (05/10/2024).
Apalagi Sejak tahun 2003, wayang kulit Indonesia telah diakui UNESCO sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity, atau karya kebudayaan yang mengagumkan di bidang cerita narasi serta warisan budaya.
“Pagelaran wayang kulit ini untuk nguri nguri budaya Jawa. Kita berupaya untuk menampilkan atau menyuguhkan kepada masyarakat supaya kita tetap tidak lupa dengan identitas budaya kita yaitu salah satunya wayang kulit,” ujarnya
Mas Tofa, sapaan akrabnya menuturkan Para generasi muda harus memahami bahwa wayang kulit tidak hanya sekedar pertunjukan namun memiliki nilai-nilai luhur, dimana pada cerita yang dibawakan terkandung pesan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Generasi muda ini juga perlu kita tunjukkan
bahwa ini adalah bagian dari kita, bagian dari budaya Jawa pada khususnya,” ujar anggota dewan dari Partai Nasdem tersebut.
Lebih lanjut Tofa merasa bersyukur pertunjukan wayang kulit yang ia gelar mendapat respon positif dari masyarakat.
“Ya alhamdulillah antusias dari masyarakat lumayan bagus.Bahkan stand bayar hampir terjual semua. Ini hampir 300 stand. Turut membantu menggerakan ekonomi masyarakat UMKM. Pertunjukan wayang kita adakan sehari semalam,” paparnya.tam



