News Feed

Kondisi Memprihatinkan, Mas Dhito Bantu Perbaiki Rumah 2 Warganya

satuwarta.id – 2 keluarga kurang mampu asal Dusun Manyaran, RT 002/002, Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan yang rumahnya dalam kondisi memprihatinkan, Jumat, (18/02/2022) siang didatangi Bupati Hanindhito Himawan Pramana.

Bupati yang akrab disapa Mas Dhito itu, pertama kali mendatangi rumah Zaenal yang kesehariannya bekerja sebagai penarik becak. Dalam kesempatan itu, Mas Dhito menjanjikan bantuan sepeda motor supaya bisa dimanfaatkan Zaenal untuk bekerja. Sedang, istrinya akan diberikan bantuan gerobak untuk berdagang.

“Yang paling penting, bagaimana keluarga ini nanti melanjutkan hidupnya, maka untuk (keluarga) pak Zaenal saya minta untuk diberikan pelatihan kepada ibunya (istri zaenal) juga kita berikan motor untuk pak Zaenal, ” kata Mas Dhito.

Mas Dhito juga akan membangunkan sarana mandi cuci kakus (MCK). Karena selama ini, keluarga Zaenal pun tak memiliki kamar mandi dan WC dan terpaksa menumpang di mushola yang berlokasi tak jauh dari rumah mereka.

Di rumahnya itu Zaenal tinggal bersama istri, Siti Fatimah dan empat orang anaknya. Dua anaknya yang sudah besar bekerja di warung makan untuk membantu perekenonian keluarga. Anak nomor tiga masih duduk di bangku kelas 6 madrasah dan si bungsu masih berusia 4 tahun.

Mereka tak mengira, siang itu rumahnya bakal didatangi orang nomor satu di Kabupaten Kediri.

“Saya tidak punya apa-apa, dikasih banyak begitu sama Mas Dhito saya sangat berterima kasih. Rumah mau dibangun ditambah toilet dan sumur terus dikasih pelatihan usaha sak rombonge, terus sepeda motor,” ucap Zaenal.

Tak hanya bantuan itu, dalam kedatangannya Mas Dhito juga membawakan peralatan sekolah dan mainan untuk anak Zaenal yang kecil.

Selain rumah Zaenal, Mas Dhito mendatangi rumah Ansori, yang kondisinya tidak jauh berbeda. Hanya saja saat didatangi rumahnya, Ansori saat itu tidak ada di rumah karena tengah merumput.

Di rumahnya, Mas Dhito hanya bertemu Siti Wasiah yang tak lain Istri Ansori. Mas Dhito pun meminta izin untuk melihat ke dalam rumah yang berdinding anyaman bambu itu. Bangunan rumah itu pun terlihat sudah miring dan terancam roboh.

Kemudian setelah mengecek ke dalam, Mas Dhito keluar melihat-lihat kandang kambing di samping rumah. Dari penuturan Siti Wasiah, kambing-kambing itu milik orang, suaminya hanya memelihara dan mendapat bagi hasil dari keuntungan.

“Ibu Siti Wasiah sama suaminya itu hanya ngopeni punya orang, Insyaalloh kita beri satu pasang kambing nanti, tidak hanya bedah rumah supaya dapat meningkatkan taraf hidup keluarga,” tutur Mas Dhito.

Mendengar bantuan yang akan diterima, Siti Wasiah tak henti mengucapkan terima kasih. Dia pun seketika menangis, karena tak menyangka akan mendapatkan hadiah bedah rumah, dan bantuan kambing. Tak hanya itu, Siti Wasiah juga akan diberikan pelatihan menjahit.bby

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close