Kolaborasi Antar OPD, Wujud Keseriusan Pemkab Kediri Kejar Target Zero Stunting

satuwarta.id – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pendidikan (Disdik) terus berupaya menuntaskan kasus stunting melalui program Gerakan Bersama Sekolah dan Madrasah (Geber Semar).
Dalam melaksanakan program tersebut Disdik menggandeng beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD), Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A).
Kepala Dinas Pendidikan Mokhamat Muhsin melalui Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal Abdul Khalik menjelaskan, program Geber Semar sebagai tindaklanjut dari sejumlah upaya penurunan angka stunting sebelumnya yang dinilai masih kurang signifikan.
“Dengan kolaborasi instansi lintas sektor menjadi solusi terbaik dalam menurunkan angka stunting, mewujudkan generasi sehat dan berkembang optimal,” kata Khalik terkait tujuan program Geber Semar.
Khalik menjabarkan, teknis realisasi program Geber Semar, pemerintah daerah mengintervensi dengan mengajak seluruh elemen sekolah supaya berkontribusi. Salah satunya mengalokasikan sisa uang dari kegiatan di sekolah.
Setelah penyisihan uang terkumpul, pihak sekolah melakukan koordinasi dengan kecamatan, yang kemudian akan diberi opsi menu makanan maupun suplemen, sesuai rekomendasi dari Dinas Kesehatan.
“Nanti juga ada instruksi terkait diberikan berapa kali saat penyaluran ke sasaran stunting. Sehingga menu makanan betul-betul dimaksimalkan oleh sasaran,” tuturnya.
Khalik menyebutkan program yang hendak dijalankan tersebut kini masih dalam tahap sosialisasi dan koordinasi dengan stakeholder kecamatan se-Kabupaten Kediri.
Melalui pendekatan secara spesifik, Khalik berharap program Geber Semar menjadi langkah konkrit dalam meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan masyarakat.
Terlebih dengan memfokuskan tepat sasaran, supaya target zero stunting Kabupaten Kediri di tahun 2024 dapat semakin tercapai.
“Mudah-mudahan dengan program ini bisa membantu terkait stunting. Karena telah menjadi tugas kami untuk berkontribusi di bidang Pendidikan,” jelas Khalik.
Adapun, sasaran program Geber Semar tak hanya bagi siswa, melainkan juga bagi ibu hamil risiko tinggi (Bumil Risti) dan pengantin muda yang kekurangan gizi.ind



