News Feed

Kisah Solfina, Tak Pernah Patah Semangat Didik Anak-Anak Smart Center Waingapu

satuwarta.id – Pandemi memaksa banyak orang kehilangan pekerjaan. Seperti yang dialami Solfina Medorihi Dao. Sejak pandemi melanda Solfina harus kehilangan pekerjaannya sebagai guru PAUD di Waingapu Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.

Karena kondisi memaksa PAUD tersebut dihentikan. Padahal selain menjadi guru, Solfina adalah seorang petani dengan 4 anak yang harus menghidupi keempat anaknya sendirian karena suaminya meninggal 4 tahun lalu akibat kecelakaan.

Melihat kondisi tersebut, tim Smart Center KFC Indonesia tidak tinggal diam dan merekrut Solfina sebagai guru Smart Center. Sudah satu tahun belakangan ini Solfina mengajar di Smart Center KFC di Waingapu, Sumba Timur.

Smart Center adalah hasil kerjasama KFC Indonesia dengan Yayasan 1000 Guru yang digagas oleh Jemi Ngadiono sejak lima tahun lalu yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Tanah Air melalui pemberian makan pagi bagi anak-anak, dan juga pelajaran tambahan membaca.

Smart Center juga melakukan edukasi pentingnya makan pagi sebelum anak-anak sekolah kepada orang tua dan komunitas sekitar sekolah melalui pelatihan memasak.

Saat pembelajaran jarak jauh diterapkan, Solfina tetap semangat memperhatikan kegiatan belajar anak didiknya

“Ibu Solfina sebagai guru yang bertanggung jawab dan berdedikasi tinggi dengan senang hati selalu mengunjungi anak anak
dari rumah ke rumah untuk memonitor keadaan mereka, mengajari mereka membaca dan menulis, ” ujar Hendra Yuniarto, Chief Marketing Officer PT Fast Food Indonesia.

Saat ini Solfina, dengan penghasilannya dari mengajar dan bertani cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari hari bersama keempat anaknya.

” Terimakasih Ibu Guru Solfina atas dedikasinya untuk anak anak Smart Center KFC Indonesia di Waingapu, Sumba Timur. Dedikasinya akan membantu mencerdaskan anak Indonesia dimana pun mereka berada, ” tambah Hendra Yuniarto.

Saat ini sudah terdapat 45 Smart Center Project dan telah menjangkau lebih dari
5700 anak yang tersebar di berbagai wilayah pedalaman di Indonesia. bby

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close