LifestyleNEWS

Kisah Inspiratif dari Festival Lansia di Kediri, Peserta Tertua Berusia Lebih dari Satu Abad

satuwarta.id – Suasana penuh semangat dan kebahagiaan mewarnai Festival Lansia yang digelar di Pendopo Panjalu Jayati, Kabupaten Kediri, Selasa (24/6/2025). Dalam ajang ini, para peserta tak hanya menunjukkan kecantikan, tetapi juga semangat dan inspirasi dalam hidup, termasuk dari seorang peserta tertua berusia lebih dari satu abad.

Adalah Surip (110), warga Dusun Sumber, Desa Doko, Kecamatan Ngasem, yang mencuri perhatian peserta lain. Meski usianya telah lebih dari satu abad, Surip tetap bersemangat mengikuti lomba lansia cantik. Dengan pakaian bertema piyama dan riasan wajah yang ia buat sendiri, Surip tampil percaya diri di hadapan para juri dan penonton.

“Saya ikut lomba ini karena ingin bersenang-senang,” ungkapnya dengan senyum ramah.

Surip diketahui memiliki lebih dari 10 cucu, bahkan sudah memiliki canggah atau generasi keempat dari keturunannya. Keikutsertaannya menjadi bukti bahwa semangat berkarya dan bergembira tak mengenal usia.

Tak kalah menginspirasi, Sri Minarti (62), warga Desa/Kecamatan Pagu, juga ikut ambil bagian dalam festival tersebut. Dengan semangat dan penuh dedikasi, Sri yang mengikuti lomba lansia cantik ini mempersiapkan penampilannya dengan matang.

“Tampil itu adalah bentuk tanggung jawab. Jadi saya mempersiapkan semua kebutuhan sejak sebelumnya,” ujar Sri, yang merupakan pemilik usaha Edelweiss Ecoprint dan Craft tersebut.

Gaun yang ia kenakan pun bukan sekadar busana, melainkan hasil karya tangannya sendiri. Sri mendesain dan menjahit sendiri pakaian bertema ‘baju sehari-hari’ yang tetap tampak elegan.

Dalam proses pembuatannya, Sri mengaku membutuhkan waktu sekitar satu minggu, dengan perhatian khusus menyelaraskan warna aksesori lainnya, seperti pasmina dan sandal sehingga tampilan tetap harmonis dan menarik.

“Antara baju, asmina, dan sandal itu juga harus serasi. Pantas dilihat dan kelihatan indah,” lugasnya.

Kisah dua lansia tersebut menjadi bentuk nyata bahwa festival ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga ruang ekspresi dan motivasi bagi para lansia untuk terus aktif, berkarya, dan menikmati hidup.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan ruang kepada lansia agar tetap bahagia sehingga dapat meningkatkan angka harapan hidup,” sambung Ketua Pokja I Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kediri Dyah Saktiana.

Adapun, festival ini diikuti lebih dari 200 peserta dengan menghadirkan berbagai perlombaan menarik, baik secara individu maupun kelompok. Di antaranya lomba lansia cantik diikuti 41 peserta, lomba klothekan dengan 20 grup, dan lomba berpacu dalam lagu 23 grup.ind

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close