NEWS

Kawasan SLG Ramai Wisatawan, Pemkab Kediri Angkut 9 Ton Sampah Per Hari

satuwarta.id – Kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) menjadi destinasi wisata utama bagi wisatawan selama libur Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah. Melonjaknya jumlah pengunjung, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengangkut sekitar 9 ton sampah dalam setiap hari.

Sebagaimana meningkatnya jumlah angkutan sampah tersebut lantaran kawasan Simpang Lima Gumul menjadi destinasi utama bagi pemudik saat momentum hari raya berlangsung. Apalagi untuk menuju ke monumen, pengunjung bisa mengakses tanpa Harga Tiket Masuk (HTM).

Kepala DLH Kabupaten Kediri Putut Agung Subekti melalui Kepala Bidang Pegelolaan Sampah dan Limbah B3 Arman Fuadi menuturkan, pemerintah daerah berhasil mengangkut rata-rata 9 ton per hari selama momentum lebaran berlangsung.

“Sampah yang kita angkut dari kawasan SLG kurang lebih mencapai 9 ton atau 36 meter kubik (m3),” terangnya.

Disebutkan, pemerintah daerah telah menyiapkan satu armada dump truk (jungkit) dan truk amrol dalam menangani sampah di Kawasan Simpang Lima Gumul. Meliputi area monumen, lapangan utama, dan Taman Hijau.

Dengan menggunakan truk berkapasitas 1,5 ton, sampah yang telah dikumpulkan kemudian dilakukan penyortiran berdasarkan jenis sampah di Depo Sumberjo, Kecamatan Ngasem, sebelum sampah dipindahkan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berlokasi di Sekoto, Kecamatan Badas.

“Dari Depo Sumberjo langsung diangkut ke TPA Sekoto,” ungkapnya.

Pihaknya juga tak menampik jika selama musim lebaran volume sampah di Kabupaten Kediri juga terjadi peningkatan. Hal itu diketahui setelah seluruh sampah terkumpul dilakukan hasil timbang di TPA Sekoto dengan didominasi oleh kemasan berjenis plastik.

“Kalau hasil penimbangan per hari kurang lebih 115 ton yang masuk TPA secara keseluruhan se-Kabupaten Kediri,” tuturnya.

Adapun selain Kawasan Simpang Lima Gumul, destinasi yang menjadi tujuan masyarakat di Kabupaten Kediri yakni Taman Ringin Budho di Kecamatan Pare, Taman Ngadiluwih, dan wilayah Kecamaran Wates.

Kendati Pemerintah Kabupaten Kediri telah gencar mengedukasi masyarakat untuk meminimalisir penggunaan sampah plastik, namun melihat penimbangan volume sampah yang dihasilkan pengunjung wisata saat momentum lebaran masih terhitung tinggi.ind

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close