NEWS

Kasus Pernikahan Dini di Kabupaten Kediri Terus Menurun dalam Lima Tahun Terakhir

satuwarta.id – Tren pernikahan dini di Kabupaten Kediri menunjukkan penurunan signifikan dalam lima tahun terakhir. Berdasarkan data Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Kediri, angka pernikahan usia anak secara bertahap terus menurun sejak tahun 2021 hingga 2025.

Diketahui, angka pernikahan dini pada tahun 2021 tercatat kurang lebih 600 orang. Angka ini kemudian menurun menjadi sekitar 500 orang di tahun 2022, lalu 429 orang pada 2023, dan 312 orang pada 2024. Sementara hingga April 2025, tercatat hanya 60 orang.

“Sampai saat ini kasus pernikahan dini terus menunjukkan tren menurun,” kata Kepala DP2KBP3A Kabupaten Kediri Nurwulan Andadari, Kamis (12/6/2025).

Menurutnya, penurunan jumlah kasus ini tak lepas dari berbagai upaya yang masif dilakukan dalam lima tahun terakhir, termasuk kerja sama antar instansi untuk memperketat persyaratan pengajuan pernikahan dini.

Begitu pula dengan upaya konseling, melibatkan psikolog, menggerakkan kelompok Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja, serta forum anak di wilayah desa dan kecamatan. Kelompok ini dinilai menjadi corong utama dalam menyampaikan pesan pencegahan pernikahan dini.

“Yang jelas kita tidak bisa mengerjakan sendiri,” jelasnya.

Meski kasus menurun, Anda menegaskan bahwa jumlah ratusan kasus tersebut dinilai tidak sedikit. Terlebih, ada pergeseran usia pernikahan dini yang sebelumnya kebanyakan usia 17-18 tahun, sekarang menunjukkan banyak yang masih usia 14-16 tahun.

Menurut Anda, kasus ini menjadi perhatian bersama. Sebagaimana mengacu pada Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang batas minimal usia perkawinan adalah 19 tahun, baik bagi pria maupun wanita.

Selain pencegahan, DP2KBP3A juga memberi perhatian pada penanganan kasus yang sudah terjadi. “Kalau memang tidak bisa dicegah, minimal kami pastikan mereka bisa melanjutkan pendidikan, seperti melalui PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat),” tutup Nurwulan.ind

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close