Pemkab Kediri Salurkan BERANI Bagi Puluhan Atlet Berprestasi

Kediri – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui program Beasiswa Pendidikan Berani (Beasiswa Remaja dan Anak Kediri) memberikan penghargaan kepada 50 atlet muda berprestasi dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi.
Para penerima berasal dari atlet di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri dan National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kabupaten Kediri.
Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa, yang mewakili Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, menegaskan bahwa beasiswa ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemkab Kediri dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya melalui jalur pendidikan dan olahraga.
“Pendidikan adalah kunci utama untuk masa depan, dan melalui beasiswa ini kami berharap bisa meringankan beban orang tua serta membuka peluang lebih luas bagi anak-anak kita dalam meraih cita-cita,” ujarnya.
Wakil Bupati Kediri juga menyampaikan apresiasi kepada para atlet yang telah mengharumkan nama daerah di berbagai tingkat kejuaraan, dari regional hingga internasional. Beasiswa ini, kata Dewi, juga merupakan upaya agar para atlet tidak hanya unggul di lapangan, tapi juga di bangku pendidikan.
“Mas Bup (Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana) percaya bahwa keseimbangan antara pendidikan dan olahraga sangatlah penting. Pendidikan membekali ilmu dan karakter, sementara olahraga membentuk fisik dan mental,” lanjutnya.
Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmad Parnata, menjelaskan bahwa total ada 50 atlet penerima beasiswa, terdiri dari 43 atlet KONI dan 7 atlet NPCI. Beasiswa yang diberikan pun nominalnya berbeda. Mulai dari Rp 3 juta hingga Rp 7,5 juta.
“Beasiswa diberikan berdasarkan prestasi yang diraih pada tahun 2024 dan 2025. Dari KONI, ada atlet tenis kelompok usia, juara nasional dan ini ikut kejuaraan internasional di Thailand,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua NPCI Kabupaten Kediri, Lilik Kumaidah, menyambut baik apresiasi yang diberikan pemerintah kepada para atlet disabilitas. Menurutnya, perhatian yang sama ini menjadi penyemangat bagi para atlet NPCI untuk terus berprestasi.
“Apresiasi hari ini sangat membakar semangat kita untuk lebih maju. Ini juga menjadi motivasi bagi anak-anak NPCI bahwa mereka juga diperhatikan, punya hak yang sama, dan bisa terus berprestasi,” katanya. tam



