NEWS

Ini Alasan Pedagang Ikan Pilih Tempati Lapak Sentra PKL SLG

satuwarta.id – Sentra Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) mulai menunjukkan geliat ekonomi baru bagi para pelaku usaha, termasuk para pedagang ikan hias. Setidaknya, sudah ada belasan pedagang ikan yang menjadi pelopor dalam mengaktifkan lapak-lapak di area tersebut.

Salah satu di antaranya adalah Ahmad Fatkhur Rohman, pemilik lapak bernama Aquafish. Ia melihat keberadaan Sentra PKL SLG sebagai peluang emas untuk mengembangkan usahanya, sekaligus memperluas jangkauan penjualan yang sebelumnya hanya dilakukan dari rumah.

Menurutnya, keberanian para pedagang menempati lapak meskipun dalam kondisi awal yang masih sederhana, menunjukkan adanya keyakinan terhadap prospek sentra PKL yang berada di sisi utara Taman Skate Park SLG.

“Orang yang berani membuat terobosan ke sentra ini dengan kondisi seadanya, berani mengambil risiko, berani keluarin budget (modal), berarti dia punya pandangan jauh ke depan,” kata Ahmad, ditemui di lokasi, Kamis (26/6/2025).

Pria berusia 32 tahun ini optimistis bahwa sentra PKL SLG bisa tumbuh menjadi pusat penjualan ikan hias terbesar di Kediri. Ia menilai, dengan produksi ikan yang cukup tinggi di wilayah Kediri dan minimnya jumlah pasar khusus ikan, peluang ini sangat layak untuk dikembangkan.

“Saya yakin tempat ini bisa menjadi sentra penjualan ikan di Kediri,” harap pedagang ikan ikan guppy, mori, cupang, dan koi tersebut.

Ia juga menilai lokasi yang strategis menjadikan sentra ini ideal sebagai titik temu, terutama bagi pembeli dari luar kota yang kesulitan datang langsung ke rumahnya.

Hal serupa juga diungkapkan M. Azam Bakhor Zaidi. Pemilik lapak bernama Molly Jaya Indonesia ini menyebut, Sentra PKL SLG dinilai menjadi kawasan prospek bagi pedagang. Ia pun merasa beruntung bisa mendapatkan lapak di kawasan yang dikenal sebagai pusat keramaian masyarakat Kediri.

“Apalagi tempatnya strategis di kawasan Simpang Lima Gumul yang menjadi pusatnya orang berkumpul. Saya rasa prospek ke depan bakal bagus,” akunya.

Untuk menarik lebih banyak pengunjung, menurut Azam, penting menjalin kolaborasi antara pedagang dan pemerintah daerah, baik konsistensi dalam promosi maupun membuka lapak setiap hari.

“Saya sendiri rencananya tetap akan buka lapak setiap hari. Konsistensi ini penting untuk membuat pasar dan bisa dikenal,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Kediri, Santoso, mengapresiasi para pedagang yang telah membuka lapaknya dan diharapkan bisa segera diikuti yang lain sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat di Kabupaten Kediri.ind

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close