Libur Isra’ Mi’raj dan Imlek, Pemkab Kediri Sebut 24.070 Pengunjung Serbu Destinasi Wisata Unggulan di Kabupaten Kediri

satuwarta.id – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menyebutkan sebanyak 24.070 wisatawan mengunjungi destinasi kawasan wisata unggulan selama libur panjang di Kabupaten Kediri.
Jumlah puluhan ribu itu dilihat pada cakupan 3 destinasi unggulan selama 8-11 Februari 2024. Terbagi dari wisata Gunung Kelud sejumlah 4.727 pengunjung, Besuki Gunung Wilis sebanyak 3.741 pengunjung, dan Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) mencapai 15.602 wisatawan.
Kepala Disparbud Kabupaten Kediri Adi Suwignyo melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Destinasi Wisata Sabila Rosad menyampaikan, pemerintah daerah mengelola tiga objek destinasi wisata unggulan.
Termasuk objek wisata Gunung Kelud di bagian timur Kediri, kemudian wisata Besuki Gunung Wilis terdapat Air Terjun Irenggolo dan Dolo, serta eksistensi Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) yang kian masih menjadi salah satu pusat keramaian di Bumi Panjalu.
“Dari ketiga objek wisata yang kita kelola perkembangannya sangat signifikan dibandingkan pekan sebelumnya,” kata Sabila Rosad, Selasa (13/2/2024).
Peningkatan drastis tersebut tak lepas dari fasilitas yang disediakan oleh pemerintah daerah dalam menarik minat wisatawan. Di antaranya pengembangan fasilitas, pembinaan kompetensi sumber daya manusia mengenai kepariwisataan.
Menurut Rosad, pengembangan kompetensi sebagai upaya untuk memberikan layanan dan tingkat kepuasan tersendiri bagi wisatawan. Sehingga wilayah Kediri yang diapit oleh Gunung Kelud dan Gunung Wilis menjadi tujuan utama untuk menikmati liburan.
“Kita bina pengelola lokalnya terkait bagaimana memberikan kepuasan dan mengelola potensi di Kabupaten Kediri,” tutur Rosad.
Sebagaimana diketahui, selain memperluas lapangan kerja, keberadaan pemandu wisata (tour guide) menjadi salah satu garda terdepan dalam menyalurkan informasi secara langsung seluas-luasnya terhadap wisatawan.
“Dengan adanya pemandu juga memangkas cost biro perjalanan. Satu sisi memberikan mata pencaharian, satu sisi juga memberikan informasi detail dan diharapkan berdampak pada lama tinggal wisatawan,” pungkasnya.ind



