HUT Kabupaten Kediri ke-1221 Diawali Ritual Pengambilan Air Suci dari 7 Sumber
satuwarta.id – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kediri ke-1221, Pemerintah Kabupaten kediri menggelar prosesi pengambilan tirta suci di Situs Adipati Panjer, Desa Panjer, Kecamatan Plosoklaten, Kamis (27/2/2025).
Ritual pengambilan tirta suci di Situs Adipati Panjer ini diawali dengan prosesi kulonuwun oleh Pemkab Kediri baik Pemdes Panjer, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), maupun Dewan Kesenian dan Kebudayaan, dilanjut dengan pengambilan tirta di Kali Tempuk, lalu dicerahkan di Punden Situs Adipati Panjer untuk diadakan tumpengan sekaligus pembacaan doa bersama.
Kepala Disparbud Kabupaten Kediri Adi Suwignyo melalui Kepala Bidang Kesenian Nurvika Maharani mengungkapkan, prosesi penyambutan HUT Kabupaten Kediri ke-1221 tak jauh berbeda dengan peringatan HUT sebelumnya. Yang mana, ritual pengambilan tirta suci untuk menjaga kearifan lokal.
Diketahui, ritual pengambilan tirta suci akan dilakukan di 7 sumber air suci di Kabupaten Kediri. Dalam falsafah Jawa, makna angka tujuh ini diartikan sebagai pitulungan atau meminta pertolongan dari Tuhan Yang Maha Esa.
“Ibaratnya meminta pitulungan (pertolongan) supaya Kabupaten Kediri selalu mendapat petunjuk Tuhan Yang Maha Esa,” kata Vika, sapaan akrabnya.
Adapun, ketujuh sumber air tersebut diambil dari Sendang Kamulyan Desa Krecek Kecamatan Badas, Sumber Kembangan Desa Paron Kecamatan Ngasem, Sumur Makam Gus Miek Desa Ngadi Kecamatan Mojo, Sumber Sugih Waras Desa Dukuh Kecamatan Ngadiluwih, Situs Adipati Panjer Desa Panjer Plosoklaten, Sendang Tirtakamandanu Desa Menang Kecamatan Pagu, dan berakhir di Sungai Harinjing Desa Siman Kecamatan Kepung yang menjadi asal Kabupaten Kediri berdasarkan Prasasti Harinjing.
Vika menyebutkan, pengambilan tirta suci dari 7 sumber tersebut nantinya akan disatukan pada prosesi HUT ke-1221 Kabupaten Kediri 25 Maret 2025. Seusai disatukan, sumber air akan digunakan untuk membasuh pimpinan daerah, khususnya Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dan Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa.
“Pengambilan air suci dari tujuh sumber sedang kita laksanakan, untuk prosesi inti nantinya di 25 Maret,” bebernya.
Kepala Desa Panjer Suhadi mengatakan, pengambilan tirta suci di Situs Adipati Panjer ini mempunyai makna tersendiri bagi warga sekitar. Situs Adipati Panjer ini diyakini menjadi asal muasal terbentuknya Desa Panjer, sehingga masyarakat rutin mengadakan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur.
“Jadi kita tetap nguri-nguri (merawat) untuk menghormat leluhur yang telah membangun wilayah ini,” ujarnya.ind



