TPPS Ngadiluwih Mampu Tampung Ratusan Pedagang

satuwarta.id – Pemerintah Kabupaten Kediri telah merampungkan pembangunan Tempat Penampungan Pedagang Sementara (TPPS) Ngadiluwih.
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih mengungkapkan, TPPS mampu menampung 460 pedagang dengan luasan lapak yang berbeda-beda.
“Untuk lapak secara keseluruhan bisa menampung pedagang sejumlah 460 pedagang dengan masing-masing luas yang berbeda,” kata Tutik, terkait volume unit lapak.
Seperti diketahui, para pedagang terpaksa harus dipindahkan ke tempat penampungan sementara usai Pasar Ngadiluwih terbakar pada bulan Mei 2022 lalu.
Dinas Perdagangan sendiri sudah melakukan tahap pendataan ulang serta pengundian pedagang yang menempati setiap unit.
Tutik menjabarkan, sebanyak 435 pedagang yang terdaftar hendak berpindah ke TPPS. Namun dari data yang masuk, diprediksi masih terdapat pedagang yang masih belum mengikuti pengundian.
“Masih ada pedagang yang belum diundi karena tidak mengumpulkan formulir pendaftaran,” tuturnya.
Untuk memenuhi kuota yang telah disediakan, Tutik tengah melakukan evaluasi total mengenai penggunaan sistem pendaftaran bagi pedagang yang belum terdaftar.
“Terkait ini masih kita evaluasi secara menyeluruh,”
Calon penghuni TPPS Ngadiluwih yang telah terdaftar terdiri dari pedagang sayur, kelontong, dan pedagang daging.
Sementara itu, Jumilah (73) seorang pedagang sayuran mengaku antusias bisa pindah ke TPPS. Selain tanpa dipungut biaya sewa, formasi pedagang dinilai juga akan lebih terkoordinasi.
Nantinya para pedagang sayuran akan dikelompokkan berdasarkan barang yang dijual. “Sementara ini mendingan sana (TPPS). Kalau sini pedagange kan campur, kalau di sana katanya lebih tertata. Jadi gampang pas (ketika) mencari penjualnya,” terang Jumilah.ind



