Cegah Stunting, Gizi Terbaik di 1000 HPK Perlu Diberikan

satuwarta.id – Para orang tua didorong untuk memiliki kesadaran tinggi untuk memberikan gizi terbaik pada 1000 hari pertama kelahiran (HPK). Pada periode tersebut, perkembangan otak bertumbuh dengan sangat dahsyat karena itu anak-anak harus dapat gizi dan stimulasi yang baik. Upaya tersebut untuk mencegah anak-anak mengalami stunting.
DP3AP2KB Kota Kediri sendiri memiliki program khusus untuk 1000 HPK. Nantinya setiap kelurahan mendirikan SOTH (Sekolah Orang Tua Hebat), dimana di dalamnya terdapat 30 ibu dan balita.
“Monitoring secara intensif kepada bayi baru lahir perlu dilakukan. Kita lihat perkembangan hidup, bobot, lingkar lengan ataupun kebutuhan-kebutuhan gizi.” tukas Ketua TP PKK Kecamatan Kota Fiestiarta Rezki Cholisudin.
Nantinya program ini akan dilaksanakan di masing-masing BKB posyandu kelurahan. Permasalahan stunting ini memang menjadi perhatian khusus pemerintah. Bahkan Indonesia menempatkan kasus stunting dalam tugas utama Sustainable Development Goals (SDGs). Tentu dalam menangani stunting ini tidaklah mudah.
Dibutuhkan kolaborasi dan konsistensi dari semua pihak agar stunting bisa dientaskan. Terutama dalam hal memberikan kecukupan gizi pada 1000 hari kelahiran pertama. Pola asuh pada 1000 hari pertama kelahiran sangat menentukan.”Karena 1000 hari ini nantinya, untuk mengetahui bayi memiliki potensi atau stunting atau tidak,” tambahnya lagi.
Ketua TP PKK Kecamatan Kota Fiestiarta Rezki Cholisudin juga mengingatkan kepada Ibu-ibu muda, harus memberikan ASI karena merupakan sumber gizi terbaik bagi bayi.tam



