GCM Sesi 2 Kediri, Tularkan Pengetahuan Demokrasi Sehat ke Ratusan Mahasiswa

satuwarta.id – 40 persen daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2024 di Indonesia, termasuk di Kota Kediri didominasi generasi Z dan generasi milenial. Sebagai pemilih muda, kedua generasi menjadi penentu arah masa depan Indonesia kedepannya.
Guna menambah pengetahuan dan ilmu tentang demokrasi yang sehat pada generasi muda, LPP RRI Surabaya berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Kediri, Pemerintah Kabupaten Kediri dan Universitas Nusantara PGRI Kediri dalam menggelar Gerakan Cerdas Memilih (GCM) sesi 2, Kamis (20/7/2023).
Kepala Stasiun (Kepsta) LPP RRI Surabaya Agung Prasatya Rosihan Umar mengungkapkan bahwa digelarnya GCM secara nasional ini merupakan amanah konstitusi kepada penyiaran publik untuk menyambut pesta demokrasi 2024.
“Dengan demikian nantinya masyarakat, terutama generasi muda bisa memilih calon Presiden, Wakil Presiden, kepala daerah dan anggota legislatif yang betul-betul punya kapabilitas dan integritas, sehingga 5 tahun kedepan Negara Indonesia ini jelas arah dan tujuannya,”jelasnya.
Para mahasiswa yang hadir sendiri sangat antusias. Diikuti kurang lebih 350 mahasiswa,GCM sesi 2 digelar di Kampus 1 Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri. Kehadiran para narasumber yang kompeten mulai dari Bawaslu, KPU, Bakesbangpol serta Kominfo Kota dan Kabupaten Kediri menurut para mahasiswa memberikan ilmu baru, terutama terkait Pemilu 2024.
Seperti yang diungkapkan Tiara Anatolia, mahasiswa semester 8, jurusan pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNP Kediri.”Kegiatan ini bisa memberi wawasan baru kepada mahasiswa tentang perkembangan informasi kepemiluan,” katanya.
Sementara itu Komisioner KPU Kabupaten Kediri, Nanang Qosim menuturkan lewat kegiatan ini masyarakat terutama generasi muda dapat semakin mengerti bagaimana tahapan pemilu 2024. “Ingat pemilu merupakan sarana integrasi bangsa, boleh beda pilihan, boleh beda pemimpin, tapi tetap satu bangsa,” katanya.
Dikesempatan yang sama, Ketua Bawaslu Kota Kediri Mansur mengungkapkan kegiatan ini membantu kelompok milenial bisa memilih dengan cerdas.
“Tidak hanya memilih cerdas, kita juga ingin pemilih milenial bukan hanya memilih dengan datang ke TPS tapi juga ikut mengawasi tahapan pemilu, melakukan pencegahan dan membentuk pemilu yang integritas,”jelasnya.
Di sisi lain, Ketua Bawaslu Kabupaten Kediri, Sai’datul Umma, optimis, dengan acara tersebut dapat memfasilitasi masyarakat untuk memahami perkembangan informasi tentang kepemiluan.
“Tak hanya itu, dari sisi UNP Kediri, mereka juga menyiapkan SDM yang kompeten, dan pada ajang ini kita torehkan sejarah bahwa mahasiswa punya kontribusi untuk mensukseskan Pemilu 2024,” katanya.
Pemkot Kediri, melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informastika Kota Kediri Apip Permana turut mengungkapkan apresiasinya. Ia menuturkan sejak kemerdekaan Indonesia, RRI berperan penting di dunia penyiaran dalam menyebarluaskan informasi, literasi hingga pendidikan.
“Jika dulu terdapat slogan sekali diudara tetap diudara, saat ini RRI tidak hanya diudara atau on air saja, tapi RRI juga turun ke masyarakat atau off air untuk menyebarkan informasi, pengetahuan dan pendidikan, seperti kegiatan GCM ini,”ujarnya
Lebih lanjut Apip berharap para mahasiswa yang hadir dan seluruh masyarakat Kota Kediri dapat menggunakan hak pilih dengan jujur sesuai hati nurani, tanpa adanya paksaan atau money politic.
“Pada Pemilu 2024 mendatang hampir 100 juta adalah pemilih pemula. Adik-adik mahasiswa harus menjadi pemilih yang aktif dan menggunakan hak pilih untuk menentukan perjalanan nasib bangsa Indonesia 5 tahun kedepan,”pesannya.
Sebelumnya LPP RRI Surabaya telah menggelar GCM sesi 1 pada 31 Mei lalu, dan akan dilanjutkan GCM sesi 3 pada 3 September mendatang secara nasional, sedangkan GCM sesi 4 masih belum ditentukan.tam



