Gandeng Kemitraan Swasta, Pemkab Kediri Dorong Produksi Padi 10 Ton GKP Per Hektare

satuwarta.id – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) tengah memfokuskan untuk meningkatkan produksi varietas tanaman padi, melalui kemitraan swasta teknologi pertanian Agri Sparta.
Kepala Dispertabun Kabupaten Kediri Anang Widodo menjelaskan, upaya percobaan kemitraan tersebut untuk meningkatkan produksi beras dengan menerapkan kepada petani padi di 3 Desa Kecamatan Purwoasri, yaitu Desa Dayun, Muneng, dan Bulu.
“Ini sistemnya kemitraan tripartit. Kerjasama antara pemerintah, swasta, dan petani. Salah satunya dengan cara peningkatan produksi per hektare. Termasuk bagaimana nanti terjadi hilirisasi,” kata Anang terkait pengembangan produksi bagi petani padi.
Anang menyebutkan, pemerintah daerah telah melakukan koordinasi dengan petani maupun kemitraan tersebut. Dapat dilihat pada kesiapan lahan total seluas 50 hektare, yang mana dibagi menjadi 3 titik yakni 20 hektare, 15 hektare, dan 15 hektare.
Menurutnya, dengan melibatkan kemitraan berpengalaman tentu akan berpengaruh pada sisi kualitas teknologi penanaman, uji tanaman, pemberian booster, hingga dalam mengurangi losses.
“Sehingga kita bisa memaksimalkan proses di masing-masing sub sistem. Mulai dari hulu sebagai sarana produksi, hingga nanti pada budidaya tanaman yang efisien terutama di hilir,” jelasnya.
Mengingat, lanjut Anang, berdasarkan data produksi tanaman padi menjadi beras saat ini masih sebesar 6,4 Gabah Kering Giling (GKG) per hektare di Kabupaten Kediri.
Oleh karena itu dengan kesiapan berbagai fasilitas, pemerintah daerah berharap produksi bahan pangan beras bisa meningkat signifikan hingga mencapai 8 ton GKG atau 10 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hektare.
“Harapannya kita bisa masuk dari sisi penerapan teknologi, di mana biasanya start up (rintisan) petani itu akan menyesuaikan teknologi yang ada,” harap Anang untuk kondisi petani.
Adapun bila program pengembangan sumber daya tersebut berjalan sesuai rencana, pemerintah daerah bakal mereplikasikan ke desa yang lain di Kabupaten Kediri.ind



