Festival Citra Bayu, Kolaborasi Kreasi Seni dan Budaya Mahasiswa 2 Negara

satuwarta.id – Mahasiswa Malaysia dan Indonesia menyajikam kolaborasi bersama dalam festival seni tari dan karawitan antar bangsa Citra Bayu.
Para mahasiswa yang tampil dalam perhelatan tersebut adalah para mahasiswa Universiti Teknologi Petronas (UTP) Malaysia dan mahasiswa UKM Tari dan Karawitan Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri.
Sebelumnya selama beberapa hari terakhir, para mahasiswa asal Malaysia berlatih dan belajar bersama para mahasiswa Indonesia di UNP Kediri. “Pertukaran budaya Indonesia dan Malaysia, UNP Kediri dan UTP. Kita bangsa yang serumpun jadi diharapkan ada kerjasama, terutama di bidang seni,” tutur Rektor UNP Kediri Zainal Afandi, Sabtu (19/08/2023).
Rektor UNP Kediri menuturkan kegiatan ini tidak hanya akan mempererat hubungan dua kampus yakni UTP dan UNP Kediri tapi juga hubungan Indonesia dan Malaysia.
Selain itu, festival seni dan budaya ini juga digelar sebagai salah satu tanggung jawab semua untuk menjaga keberlangsungan budaya bangsa , terutama di Kediri. “Semoga ini menjadi sumber motivasi dan sumber inspirasi bagi semua untuk terus mengembangkan budaya, ” ungkapnya.
Rektor UNP Kediri Zainal Afandi menuturkan diperlukan waktu sebulan untuk mempersiapkan festival Citra Bayu. Koordinasi dilakukan melalui zoom dan selama beberapa hari terakhir latihan dilakukan bersama oleh para mahasiswa UNP dan UTP.
Selain tampil dalam festival Citra Bayu, para mahasiswa asal Malaysia juga akan mengikuti kuliah bersama. “Ada 36 mahasiswa dan 4 pembimbing. Total ada 40 anggota rombongan dari UTP,” tambahnya lagi.
Salah satu dosen pembimbing dari UTP Muhammad Ridhuan Tony Lim menuturkan, lewat festival Citra Bayu, semangat untuk memelihara dan mengembangkan seni budaya dan warisan dari kedua negara bisa selalu terjaga.
“Dan yang paling saya kagumi. Usaha ini dilakukan melalui generasi-generasi muda kita. Anak-anak kita yang suatu saat nanti akan mewarisi kecemerlangan masa depan negara-negara kita,” ucapnya.tam



