Fasilitasi Balik Gratis, Pemkab Kediri Berangkatkan Puluhan Pemudik ke Kota Pahlawan

satuwarta.id – Momentum mudik Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Perhubungan membuka layanan balik ke kota rantau secara gratis. Tercatat, sekitar 67 penumpang telah diantarkan menggunakan bus menuju kota tujuan yaitu Surabaya.
Sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri Joko Suwono melalui Hubungan Masyarakat (Humas) Luhur Darma, bahwa sejak dibuka pendaftaran mulai 22 Maret 2024 lalu, data yang terinput registrasi yaitu sekitar 274 pendaftar, baik pendaftar online melalui website maupun offline di Kantor Dinas Perhubungan.
Namun setelah dilakukan konfirmasi ulang, peserta balik gratis hanya berjumlah 67 penumpang bis. Menurut Luhur, ada beberapa faktor yang mempengaruhi para pendaftar yang terlanjur batal menjadi peserta program balik gratis.
“Tapi realitanya yang hadir sekitar 67 peserta. Karena ada yang tidak balik kerja, resign kerja, dan ternyata perusahaan yang ada di surabaya sudah masuk,” kata Luhur, Selasa (16/4/2024).
Kendati hanya mengangkut puluhan penumpang, Luhur memahami akan situasi tersebut. Lantaran program balik gratis menjadi yang pertama kali direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Kediri.
Diterangkan, realisasi mengakomodir balik secara gratis itu salah satunya bertujuan untuk mengurai kemacetan dan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas terutama di momen lebaran. Mengingat wilayah Jawa Timur mengalami peningkatan volume kendaraan pemudik.
“Kami menyediakan sarana dan prasarana balik gratis sebenarnya untuk mengurangi angka kecelakaan masyarakat saat mudik. Karena kayak kejadian tahun kemarin (2023) itu banyak kecelakaan. Jadi hari ini kami ingin menekan angka kecelakaan yang lebih tinggi,” tegasnya.
Untuk meningkatkan kepeminatan masyarakat terhadap program tersebut, lanjut Luhur, pihaknya tak menampik apabila tahun-tahun berikutnya pemerintah daerah akan menambah kota tujuan bagi perantau, bahkan membuka layanan mudik gratis. Seperti rute Kediri-Jakarta.
Oleh karenanya, sesuai imbauan Pemerintah Kabupaten Kediri agar pemudik bisa memaksimalkan pemberian fasilitas dari pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Di sisi lain, Luhur menuturkan akan mengevaluasi kekurangan sebagai bahan penyempurnaan pada program mudik dan balik gratis berikutnya.
“Semoga ke depannya balik dan mudiknya juga, nanti kita akan membuka lebar ke kota lainnya. Insyaallah Kediri-Jakarta, rencananya seperti itu,” tuturnya.
Adapun sebanyak 67 penumpang tersebut, keberangkatan program balik gratis dibagi dalam dua hari pelaksanaan. Yakni 15 dan 16 April 2024 yang bekerjasama dengan salah satu Perusahaan Otobus (PO) di Kabupaten Kediri.ind



