Dinyatakan Negatif, BPBD Jemput Pelajar kota Kediri Pulang Dari LN

satuwarta.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Kediri kembali melakukan penjemputan warga kota Kediri yang baru saja pulang dari luar negeri (LN). Putri (19 tahun) dijemput tim BPBD setelah terkonfirmasi negatif.
Sebelumnya pelajar yang pulang dari Singapura untuk menempuh pendidikannya itu telah menjalani karantina di asrama haji, Sukolilo, Kota Surabaya. Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri Indun Munawaroh menuturkan warga Bandar Kidul tersebut telah terkonfirmasi negatif, sehingga pihaknya segera mengantarkan ke tempat karantina yang telah disediakan oleh Kelurahan Bandar Kidul, sembari menunggu jadwal swab lanjutan.
“Kami langsung serahkan kepada pihak kelurahan untuk fasilitasi karantina bagi yang bersangkutan sebelum nantinya dinyatakan benar-benar boleh untuk pulang ke rumah,” pungkas Indun.
Sebagai informasi, hingga Senin, (12/7/2021) total warga kota Kediri yang dijemput termasuk pelajar dan pekerja migran berjumlah 44 orang yang tersebar di sejumlah Kelurahan yang ada di Kota Kediri.Sementara itu, Gayon Sunarko, Lurah Bandar Kidul mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan fasilitas selama pelajar ini melaksanakan karantina di Kelurahan.
“Yang pasti penjagaan kita lakukan 24 jam, dan setiap penjagaan pasti ada perempuannya karena mengingat yang bersangkutn merupakan pelajar putri,” ungkap Gayon Sunarko, Senin, (12/7).
Ditambahkan Koordinator TRC Kelurahan Bandar Kidul Kuntari, pelajar yang tengah karantina ini akan dijadwalkan untuk melaksanakan tes Swab sebelum benar-benar diizinkan untuk pulang.
“Kami koordinasi dengan Puskesmas, insyaallah hari Rabu, (14/7) akan dilaksanakan tes, hasilnya keluar Kamis (15/7), jika dinyatakan negatif maka yang bersangkutan bisa langsung pulang, kalau hasilnya positif akan dipindahkan ke tempat isolasi terpusat Kota Kediri” terang Kuntari. bby



