DKPP Kabupaten Kediri : Stok Beras Surplus Jelang Idul Adha

satuwarta.id – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri memastikan stok beras aman, bahkan mengalami surplus mencapai kurang lebih 17 ribu ton.
Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Tutik Purwaningsih melalui Kepala Bidang Ketersediaan Distribusi dan Kerawanan Pangan Arbai menegaskan, ketersediaan stok beras di gudang penggilingan Perum Bulog Nusantara dalam waktu ini telah mencapai sekitar 25 ribu ton.
“Jumlah stok sekian (25 ribu ton) ini masih posisi saat ini. Sementara kebutuhan Kabupaten Kediri hanya 9,8 ton (per bulan),” kata Arbai, Rabu (5/6/2024).
Dengan fenomena demikian, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan memastikan ketersediaan bahan pangan terutama beras mengalami surplus. Jika dikalkulasikan, stok beras surplus mencapai kurang lebih 17 ribu ton.
Pun kondisi tersebut akan sedikit melegakan pemerintah daerah dalam memastikan ketahanan pangan di Kabupaten Kediri menjadi tercukupi hingga beberapa bulan ke depan.
“Jadi masih sangat aman, surplus. Bahkan sampai musim kemarau masih mencukupi,” jelasnya.
Lebih lanjut, menurut Arbai, fenomena surplus tersebut juga berdampak pada stabilisasi sejumlah harga bahan pangan di Kabupaten Kediri. Tak ada lonjakan harga signifikan mulai dari beras, minyak goreng, gula, telur, cabai, bawang merah dan putih.
“Praktis ini tidak ada gejolak harga pangan setelah selang waktu Idul Fitri,” tambahnya.
Diketahui, per 7 Juni 2024, rata-rata harga bahan pangan di Kabupaten Kediri meliputi beras dengan jenis medium berkisar di harga Rp12.500/kg dan beras premium Rp14.900/kg, harga telur ayam kampung Rp46.000/kg.
Kemudian, gula pasir dalam negeri Rp16.000/kg, minyak goreng curah Rp16.000/kg, cabai keriting Rp39.000/kg, cabai rawit Rp31.000/kg, bawang merah Rp35.000/kg, bawang putih honan Rp36.000/kg.ind



