Disambut Antusias, Job Fair 2024 Kabupaten Kediri Tembus 5.929 Pendaftar

satuwarta.id – Pemerintah Kabupaten Kediri telah menggelar Job Fair pada 26-27 Juni 2024 di Convention Hall (CH) Simpang Lima Gumul (SLG). Selama dua hari jumlah pendaftar mencapai 5.929 orang, baik registrasi online melalui website e-kerjo maupun offline secara langsung.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Kediri Ibnu Imad menyampaikan, penyelenggaraan Job Fair ini merupakan upaya dalam menekan angka pengangguran terbuka. Tercatat, 1.580 lowongan pekerjaan dari 50 perusahaan telah disediakan baik perusahaan domisili di Kabupaten Kediri maupun wilayah lain.
Kesempatan lowongan tenaga kerja tersebut akhirnya disambut antusias oleh pencari kerja. Diterangkan Ibnu, sebanyak 5.929 orang telah mendaftarkan diri secara offline maupun melalui website e-kerjo. Adapun di hari pertama 3.915 pendaftar, sedangkan hari kedua 2.014 pendaftar.
“Hari pertama 2.740 pendaftar (online e-kerjo), 1.064 (offline), dan 111 (AK 1). Hari kedua 1.114 (offline) dan 900 (online e-kerjo),” kata Ibnu, Sabtu (29/6/2024).
Lebih lanjut, Ibnu mengatakan ribuan pendaftar nantinya akan ditindaklanjuti oleh masing-masing perusahaan. Termasuk seleksi administrasi dan tahap interview pelamar kerja.
“Untuk laporan yang diterima masih berproses,” terang Ibnu.
Sebagaimana komitmen pemerintah daerah, menurut Ibnu, kegiatan Job Fair 2024 ini memang dilatarbelakangi masalah ketenagakerjaan terkait angka pengangguran.
Berdasarkan data tahun 2021, jumlah penduduk Kabupaten Kediri mencapai 1.644.400 jiwa. Sementara tingkat pengangguran terbuka sebesar 6,83% pada tahun 2022 dan terjsdi penurunan menjadi 5,79% pada tahun 2023.
Sehingga pihaknya berupaya untuk berkolaborasi dengan perusahaan. Ibnu juga berharap pelaksanaan Job Fair 2024 ini bisa menjadi peluang para pencari kerja di Kabupaten Kediri. Terlebih bagi perusahaan, momen ini bisa menjadi kesempatan untuk memperluas jaringan mereka.
“Ini salah satunya. Kami berusaha kolaborasi untuk pengentasan angka pengangguran, tidak akan mungkin tercapai manakala tidak ada kolaborasi antar stakeholde,” tegasnya.ind



