Dinsos-TP PKK Kab Kediri Keliling Desa Untuk Pendampingan Psikososial Anak Korban Covid-19

satuwarta.id – Pandemi covid-19 berdampak pada semua sendi kehidupan. Selain banyak orang kehilangan pekerjaan, juga banyak anak yang kehilangan orang tua. Di Kabupaten Kediri 1059 anak menjadi yatim, piatu, dan juga yatim piatu akibat pandemi covid-19.
Menjaga anak-anak tersebut tetap semangat dalam hidup, Pemerintah Kabupaten Kediri, dalam hal ini Dinas Sosial berkolaborasi dengan TP PKK Kabupaten Kediri berkeliling dari desa ke desa di setiap kecamatan untuk memberikan layanan pendampingan psikososial (LDP)
” Dilakukan secara bertahap dari desa ke desa di seluruh kecamatan yang terdampak. Bertujuan untuk menumbuhkan semangat juang untuk anak-anak, untuk memotivasi mereka agar mereka tidak merasa sendiri. Ada yang support mereka. Nanti kita juga akan kerjasama dengan Dinas Pendidikan untuk bantuan pendidikan bagi anak-anak yang kurang mampu, ” ujar ketua TP PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito saat menghadiri LDP di Kecamatan Kayen Kidul, Selasa, (12/10/2021).

Di Kecamatan Kayen Kidul sendiri ada 14 anak yang menjadi korban covid-19. LDP ini turut menghadirkan psikolog untuk memotivasi anak-anak, serta tak lupa Dinas Sosial Kabupaten Kediri turut memberikan paket bantuan yang berisi alat-alat tulis, perangkat sholat dan permakanan.
” Selain Dinas Sosial kita juga melibatkan beberapa instansi dari Dinas Pendidikan, dari Kementerian Agama, dari Dinas Kesehatan, dan narasumber-narasumber yang berkompeten. Kita mendatangkan psikolog untuk memberikan dampingan secara psikologis kepada anak-anak yang saat ini mengalami trauma karena ditinggal oleh orang tuanya, ” tambah Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri Suharsono.

Untuk tahun ini sendiri Dinsos melakukan pendampingan terhadal kurang lebih 500 anak. Selebihnya dilakukan pada tahun 2022.
” Kita akan berkolaborasi dengan pihak lain untuk membangkitkan semangat dan motivasi anak-anak. Pendampingan tidak berhenti sampai disini, agar anak-anak tetap bisa mencapai cita-cita, ” tambah Suharsono. (adv/bby)



