
satuwarta.id – Menjaring bakat-bakat potensial sekaligus untuk menjaga regenerasi atlet di cabang olahraga esports,ESI Kabupaten Kediri kembali menggelar turnamen tahunan Piala Pemuda 2023.
Berlangsung Selasa, (26/12/2023), kompetisi yang kali ini difokuskan pada game Mobile Legend tersebut diikuti 128 tim , dengan kurang lebih 640 gamer ambil bagian. Ratusan gamer itu selain datang dari Kabupaten dan Kota Kediri, juga berasal dari Tulungagung, Blitar, Malang, Nganjuk, Jombang dan Surabaya
Ketua Umum ESI Kabupaten Kediri Edwin Bahtiar Hidayat mengungkapkan antusiasme para gamer atas perhelatan ini sangat luar biasa.
“Kompetisi Piala Pemuda ESI Kabupaten Kediri ini sebagai wadah untuk teman-teman gamer. Serta untuk lebih menggaungkan esports untuk lebih besar lagi,” tuturnya, Selasa (26/12/2023).
Menariknya lagi diantara para peserta, terdapat gamer yang sebelumnya pernah merasakan ketatnya kompetisi Mobile Legends Premier League (MPL), liga profesional untuk game Mobile Legend di Indonesia.
“Kita tidak membatasi kriteria peserta yang ikut. Dengan pernah berhadapan dengan yang lebih berpengalaman, peserta pemula atau calon atlet bisa makin mengasah mental dan berlomba untuk lebih kompetitif,” ujarnya lagi.
Sementara itu, Koordinator Piala Pemuda Muhammad Indra Kurniawan mengatakan, turnamen ini juga merupakan salah satu langkah untuk regenerasi atlet esports di Kabupaten Kediri.
Dari kompetisi ini, juga dapat diketahui seberapa jauh kekuatan atlet esports Kabupaten Kediri terutama di game Mobile Legend untuk dapat bersaing dengan tim luar daerah.
Dengan makin kompetitif, para atlet lama dan baru diharapkan bisa menjadi kekuatan untuk membantu Kabupaten Kediri merebut medali di ajang multi event olahraga seperti Porprov.
“Sebagai pemain muda, supaya mereka termotivasi untuk ikut serta di kejuaraan mendatang,” terangnya.
Piala Pemuda ESI Kabupaten Kediri memperebutkan total hadiah sebesar Rp 17,5 juta, dimana Rp 10 juta dalam bentuk uang pembinaan dan sisanya berupa diamond mobile legend.



