News Feed

Digelar di 10 Titik, Gelar Pangan Murah DKPP Kabupaten Kediri Disambut Antusias Warga

satuwarta.id- Mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok di pasaran, Pemerintah Kabupaten Kediri, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri menggelar gelar pangan murah sekaligus penyerahan bingkisan sosial.

Diawali di Desa Mranggen, Kecamatan Purwoasri pada 20 November 2023, gelar pangan murah dan penyerahan bingkisan sosial berlangsung di total 10 kecamatan.

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih menyampaikan, dalam kegiatan pangan murah itu, pemerintah daerah bekerjasama dengan berbagai pihak baik itu BUMN, perusahaan, peternak dan petani.

Diantaranya yang digandeng, menurut Tutik, yakni Bulog untuk penyediaan beras, kemudian Pabrik Gula, termasuk kelompok tani dan beberapa perusahaan untuk mensuplay minyak maupun bahan lain.”Telur kita kerjasama dengan peternak jadi harga telur masih harga dari kandang,” terangnya, di sela kegiatan gelar pangan murah dan penyerahan bantuan sosial di Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, Senin (4/12/2023).

Kegiatan pangan murah dan penyaluran bantuan sosial disambut dengan antusias warga yang tinggi. Dalam kegiatan itu stok beras yang disediakan mencapai 3,5 ton, telur 200 kg, minyak antara 500-1000 liter, dan gula 500 kg.
“Harga yang dijual di pangan murah ini dibawah harga di pasaran,” ucapnya.

Diungkapkan Tutik, telur harga di pasaran Rp 27 ribu/kg dijual Rp24 ribu, gula dari harga pasaran Rp17 ribu/kg dijual Rp13,5 ribu, beras di pasaran Rp13,5 ribu/kg dijual Rp10.400, minyak di pasaran antara Rp14-17 ribu/liter dijual Rp13,5 ribu.

Bantuan sosial bahan pangan disalurkan kepada 100 orang warga. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan pangan berupa beras sebanyak 10 kg, minyak goreng 2 liter dan gula 3 kg.

Dalam kegiatan itu pula, dilakukan penyerahan bantuan modal dari bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kepada lima orang warga. Tiga orang mendapatkan bantuan sepasang ternak kambing, dua orang menerima bantuan modal usaha masing-masing Rp2,5 juta.

“Bantuan modal ini sebagai upaya Mas Bupati untuk mensuport warga untuk peningkatan pendapatan mereka nantinya,” pungkas Tutik. tam

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close