NASIONALNEWS

Dibangun Bertahap, Mas Dhito Pastikan Stadion Gelora Daha Jayati Rampung Pada 2027

satuwarta.id – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) akan rampung pada tahun 2027. Kepastian ini disampaikan menyusul berbagai pertanyaan publik terkait progres pembangunan stadion yang dianggap terhenti.

Mas Dhito menegaskan, pembangunan stadion yang berlokasi di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, tersebut tetap berjalan sesuai rencana dan akan diselesaikan secara bertahap hingga 2027 mendatang.

Ditunjukkan pada akhir 2024, pemkab telah membebaskan lahan dari jalan provinsi menuju stadion dengan biaya sebesar Rp13 miliar. Tahun 2025, pemkab mengucurkan dana Rp13 miliar untuk penyelesaian zona A, yang mencakup interior stadion, fasilitas utama, serta akses pintu masuk (enter zone).

Pengerjaan akan berlanjut pada 2026 dengan fokus pada pemasangan atap stadion, instalasi sistem mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP), serta pengembangan kawasan (site development) dengan anggaran Rp55 miliar. Puncaknya, proyek akan dituntaskan pada 2027 dengan pemasangan single seat, penyempurnaan sistem MEP, dan site development dengan alokasi anggaran Rp51 miliar.

“Saya ambil keputusan pembangunan tidak sampai tahun 2028. Jadi saya memastikan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati tuntas 2027,” kata Mas Dhito, saat meninjau lokasi proyek Stadion GDJ, Kamis (3/7/2025).

Saat ini, progres pembangunan stadion telah mencapai sekitar 30 persen, mencakup struktur bangunan baik bagian dalam maupun luar stadion. Seluruh proses pembangunan direncanakan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kediri.

“Murni pakai APBD. Kalau dapat bantuan dari pemerintah pusat, Alhamdulillah,” jelasnya.

Menurut bupati muda ini, pembangunan dilakukan secara bertahap lantaran pentingnya kehati-hatian dalam mengelola anggaran, mengingat pembangunan stadion merupakan proyek besar yang membutuhkan anggaran besar.

Pihaknya memastikan tidak akan mengorbankan pelayanan dasar masyarakat demi proyek infrastruktur.

“Sebagai kepala daerah, saya harus bisa membagi. Pembangunan stadion berjalan, tapi pelayanan dasar juga tidak boleh berhenti. Semua harus paralel,” ujarnya.

Sebagai informasi, progres perkembangan pembangunan pada 2025, saat ini pemkab tengah menunggu hasil pengadaan tender yang dilakukan oleh Kelompok Kerja (Pokja) Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ).ind

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close