Data Anak Yatim-Piatu Korban Covid-19, Dinsos Kota Kediri Fokus 3 Hal Ini

satuwarta.id – Akibat pandemi covid-19 tak sedikit anak yang menjadi yatim, piatu serta yatim-piatu. Berangkat dari kondisi ini, Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Sosial melakukan pendataan terhadap anak-anak yang kehilangan orang tua karena Covid-19.
Hal tersebut disampaikan oleh Triyono Kutut Purwanto, Kepala Dinas Sosial Kota Kediri melalui Sekretaris Dinas Hardyanto Heru Cahyono menuturkan bahwa pendataan ini tidak berhenti pada saat ini saja, melainkan akan terus berlanjut hingga pandemi ini telah dinyatakan usai.
Sebagai informasi, hingga saat ini data yang masuk sudah ada sedikitnya 130 anak yatim/piatu/yatim piatu di Kota Kediri yang telah diverifikasi oleh petugas yang menangani.
“Akan terus berlanjut, karena pandemi ini kan juga belum usai sehingga pendataan tidak hanya saat ini saja,” tutur Hardyanto, (02/09/2021).
Sedangkan untuk kategori pendataannya adalah anak usia 0 – 18 tahun yang orang tuanya meninggal karena terpapar Covid-19. “Usia sekolah sekitar umur 0 sampai dengan 18 tahun yang akan kami data”, imbuhnya.
Selanjutnya, dari hasil pendataan tersebut, Dinas Sosial akan melakukan assestment dari data yang telah masuk. “Nanti kami akan lakukan assement kepada anak-anak tersebut untuk mengetahui apa yang mereka butuhkan, kadangkala ada yang terganggu psikologisnya, belum lagi untuk yang usia 0-5 tahun, kebutuhannya kan berbeda-beda, jadi nanti akan kami sesuaikan,” ujar Hardyanto.
Anak-anak tersebut, tambah Hardyanto adalah anak-anak dengan segudang impian untuk menyambut masa depan. Karena itu Dinas Sosial Kota Kediri berusaha maksimal dalam melakukan pendampingan.
“Yang jelas ada tiga hal yang menjadi fokus utama, pendidikan, kesehatan dan kehidupan sosial dari para anak-anak tersebut, nantinya data yang telah masuk tersebut juga akan dikirimkan ke pusat.” imbuhnya.
Saat dikonfirmasi mengenai teknis pendataan, pihaknya mengatakan bahwa pendataan dilakukan melalui kelurahan masing-masing. bby



