Danramil 02/Pesantren Tekankan Pentingnya Wawasan Kebangsaan bagi Kader LKK

satuwarta.id – Nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air harus dipahami oleh para kader Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK), terutama generasi muda. Mereka diharapkan memiliki kesadaran untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
Hal tersebut ditegaskan Danramil 02/Pesantren Kodim 0809/Kediri, Kapten Inf Dwi Agus Harianto, saat menjadi narasumber dalam kegiatan peningkatan kapasitas LKK Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.
Dalam kesempatan itu, Kapten Inf Dwi Agus Harianto menekankan pentingnya pemahaman wawasan kebangsaan, termasuk empat pilar kebangsaan: Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Generasi muda memiliki peran penting dalam menghadapi tantangan ancaman, pertahanan dan kedaulatan negara. Karena itu harus menjaga kerukunan, baik antar suku, antar umat beragama dan Pemerintah. Jangan kita mau diadu domba, selain juga harus sadar akan pentingnya kesiapan bela negara bagi seluruh komponen bangsa, termasuk pelajar dalam menghadapi ancaman baik dari dalam dan luar negeri,” tegas Kapten Inf Dwi Agus Harianto.
Ia menambahkan, pemahaman wawasan kebangsaan bertujuan meningkatkan kecintaan kepada NKRI, menumbuhkan rasa bangga terhadap jati diri bangsa, serta menyiapkan kader LKK agar memiliki mentalitas pemimpin yang bekerja keras, tidak takut bersaing, dan memiliki cita-cita tinggi demi kemajuan bangsa.
“Serta mendorong terwujudnya kehidupan yang harmonis dan menjaga wilayah agar bangsa tetap mandiri dan tidak menjadi penonton di negeri sendiri. Selain juga untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda, pergaulan bebas, LGBT, dan penyakit sosial lainnya,” tambahnya.
Kegiatan yang diikuti sekitar 150 orang ini melibatkan petugas kelurahan, pengurus LMPK, RT/RW, Karang Taruna, Posyandu, dan TP-PKK. Acara mendapat apresiasi dari masyarakat.
“Kegiatan wasbang yang dilakukan Koramil 02/Pesantren ini sebagai penggiat atau motor gerakan cinta tanah air. Dengan lebih memahami wawasan kebangsaan, jiwa nasionalisme generasi bangsa akan tetap terjaga,” ungkap salah satu peserta, Basuki. tam



