NEWS

Dandim 0809 Kediri Ajak Santri Ponpes Wali Barokah Bangga Terhadap Identitas Bangsa

satuwarta.id – Santri adalah generasi muda harapan bangsa yang seyogyanya dibekali materi bela negara yang bagus, wawasan kebangsaan yang bagus, jiwa saling menghargai antar agama. Cita-cita mereka akan dapat terwujud bila para santri ikut serta dalam berpartisipasi dalam Bela Negara, memiliki bekal jiwa kebangsaan yang bagus, serta rasa toleransi tinggi.

Hal tersebut disampaikan Komandan Kodim 0809 Kediri Letkol Inf. Ragil Jaka Utama dalam seminar Wawasan Kebangsaan, Bela Negara, dan Moderasi Beragama yang diselenggarakan Ponpes Wali Barokah Kota Kediri, Rabu pagi (21/5).

Menurut Letkol Inf. Ragil Jaka Utama, cara Bela Negara itu disesuaikan dengan profesi masing-masing. Ketika menjadi santri, berarti para santri harus belajar rajin, hormati guru, sayangi teman, itulah wujud-wujud Bela Negara. Ketika mereka mengajak kebaikan kepada teman, itu salah satu penerapan Bela Negara di lingkungan pendidikan.

“Hal yang diharapkan untuk generasi muda sekarang adalah jangan sekali-kali melupakan sejarah. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati pahlawannya, itu yang disampaikan Bapak Proklamator kita Ir. Soekarno,” ucap Letkol Inf Ragil.

Dandim 0809/Kediri menuturkan dalam globalisasi, peran bela negara yang sangat penting. Yang mana pengertiannya adalah tekad, sikap, perilaku serta tindakan warga negara, baik secara perorangan, kolektif, dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, keselamatan bangsa dan negara, yang dijiwai oleh kecintaan kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Adapun tiga prinsip dasar bela negara yaitu menjaga kedaulatan, menjaga keutuhan wilayah, dan menjaga keselamatan. Kemudian nilai-nilai dasar bela negara, ada lima dimensi utama dalam setiap unsur bela negara. Diantaranya cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara.
Bela negara juga tidak lepas kaitannya dengan empat pilar kebangsaan. Yaitu Undang-Undang Dasar 1945, Pancasila, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Karakter yang diharapkan untuk adik-adik sekalian adalah memiliki karakter yang tangguh, kompetitif, berakhlak mulia, bermoral, toleran, gotong royong, patriotik, dinamis, budaya, dan berorientasi berdasarkan Pancasila dan dijiwai oleh iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ini karakter yang diharapkan santri-santri binaan dari LDII,” tuturnya.

Letkol Inf Ragil berharap, para santri yang mengikuti secara daring maupun secara tatap muka, dapat menjadi generasi yang bangga terhadap identitas bangsa, memupuk cinta tanah air, membangun karakter yang berintegritas. “Santri harus memiliki integritas, memiliki nasionalisme, patriotisme, menjadi generasi yang tangguh dan mandiri, dan meningkatkan kesadaran sosial dan kepedulian terhadap sesama,” pungkasnya. tam

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close