Puluhan Petugas IT Desa Ikuti Bimtek Primadona Kediri, Ini Tujuannya

satuwarta.id – Dalam rangka mengoptimalkan pendataan hewan ternak khususnya ternak berkuku belah, petugas IT desa dari empat kecamatan di Kabupaten Kediri yakni Purwoasri, Ngadiluwih, Keras dan Badas menjalani bimbingan teknologi peningkatan kualitas pelaporan data ternak berkuku belah melalui aplikasi Portal Informasi Data Komoditas Peternakan (Primadona) Kediri, Kamis, (29/09/2022).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian drh Tutik Purwaningsih menuturkan dengan adanya aplikasi Primadona Kediri, update data triwulan dari gugus tugas PMK kecamatan dan desa ke gugus tugas Kabupaten tidak perlu lagi dilakukan secara manual.
Saat ini sendiri data masih dimasukkan secara manual. Tujuan dari bimtek ini adalah untuk meningkatkan kualitas pelaporan. “Kaitannya dengan PMK agar penanganan yang dilaksanakan DKPP dan Pemerintah Kabupaten Kediri tepat,” tukas drh Tutik Purwaningsih, Jumat, (30/09/2022). Nantinya tiga bulan selepas bimtek, para petugas IT Desa ini akan kembali dikumpulkan untuk evaluasi.
Peningkatan kualitas pelaporan data perlu dilakukan karena tidak jarang data ternak juga dibuat menjelang dikumpulkan. “Tuntutan era sekarang semua harus serba cepat. Semua harus aplikatif, semua harus digitalisasi.” tambah drh Tutik Purwaningsih lagi.
Bertempat di ruang kilisuci, Gedung Pemkab, kegiatan bimtek Primadona Kediri juga menghadirkan Direktur PT WAN Teknologi Internasional Iwan Supriyono sebagai narasumber. Dengan peningkatan laporan data ini, nantinya para calon investor bisa mendapatkan data real dari ternak yang ada di Kabupaten Kediri.
“Dari data semua potensi peternakan akan tampak. Apa benar Kediri punya ternak sapi potong 230 ribu, posisinya di mana saja, selama ini kita punya angka. Melalui aplikasi Primadona Kediri bisa dilihat jumlah dan tempat lokasi sapi potong. Itu akan menambah kepercayaan investor yang masuk ke Kabupaten Kediri,” tambahnya lagi. tam



