Bekuk Residivis Pembobol Kantor, 12 Ponsel – 1 Ranmor Diamankan Bersama Uang Tunai

satuwarta.id – Sat Reskrim Polres Kediri Kota membekuk pelaku pencurian dengan pemberatan di Kantor PNM ( Permodalan Nasional Madani) Mekar Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.
Tersangka SN (38) warga Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung Dibekuk petugas di Kabupaten Tulungagung.
Sebelumnya, pihak PNM Mekar melaporkan pada hari minggu (20/2) telah terjadi pencurian di kantor tesebut. Aksi pencurian itu pertama kali diketahui salah satu karyawan kantor saat hendak mengambil charger ponsel yang tertinggal di kantor.
Unit Resmob kemudian melakukan penyelidikan dari hasil olah TKP. Pada hari Rabu, (23/3) petugas mendapatkan informasi adanya transaksi COD Hp jenis Samsung A11 warna hitam tanpa doosbok di seputaran Kecamatan Kota Tulungagung.
Si penjual ponsel, yang adalah SN datang dengan mengendarai Honda Beat hitam Nopol Palsu AG-5061-RBA. Sepeda motor yang digunakan merupakan hasil pencurian di TKP kantor PNM Mekar, Mojo. Ponsel yang dijual, setelah diselidiki rupanya identik dengan salah satu nomer IMEI ponsel yang hilang. Petugas pun langsung membekuk dan menginterogasi pelaku.
“Dari hasil pencurian tersebut pelaku mendapatkan hasil berupa 12 Hp, uang tunai, dan 1 unit ranmor merk Honda Beat hitam yang sudah diganti Nopolnya dari AE-4927- DK asli menjadi AG-5061-RBA palsu,” ungkap Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Girindra Wardana.
Dari penangkapan tersangka diamankan barang bukti satu unit sepeda motor honda beat hitam, 12 handphone inventaris. Selain itu juga diamankan uang tunai sisa hasil pencurian sejumlah Rp. 585.000, tiga buah parang. Selain itu juga diamankan 1 buah betel, 1 unit sepeda angin warna biru dan 1 buah box brankas.
“Selain itu petugas juga mengamankan 1 buah rumah kunci laci, 1 buah potongan besi, dan 1 buah tas ransel warna coklat,” ungkap AKP Girindra lagi.
Dari hasil penyidikan diketahui jika SN merupakan seorang residivis kasus penadahan hasil pencurian dengan pemberatan. Pertama pelaku ditangkap di wilayah hukum Jombang tahun 2006 dan kedua kasus pencurian dengan pemberatan rumah kosong di wilayah Kabupaten Tulungagung tahun 2014.bby



