satuwarta.id – Cabang Olahraga (Cabor) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Kediri optimis minimal bisa meraih tiga medali emas pada pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025. Target itu dipatok seiring dengan persiapan dan mental para atlet dalam kondisi siap.
“Kami menargetkan hasil terbaik minimal tiga medali emas, terutama di nomor perorangan,” ujar Ketua IMI Kabupaten Kediri Tri Priyo Nugroho.
Pada Porprov mendatang, IMI Kabupaten Kediri akan menurunkan lima atlet yang akan berlaga di berbagai nomor, antara lain kelas senior perorangan, senior beregu, junior perorangan, junior beregu, serta satu atlet di nomor road race.
Dari lima atlet yang disiapkan, empat atlet akan turun di kategori grasstrack, masing-masing terbagi di kelas senior perorangan, senior beregu, junior perorangan, dan junior beregu. Sementara satu atlet tampil pada kategori road race.
Kategori grasstrack sendiri akan berlangsung di Kota Batu pada 21–22 Juni 2025 dan kategori road race akan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada 17–18 Juni 2025.
Saat ini, mereka tengah menjalani pemusatan latihan intensif selama lima kali dalam sepekan untuk mematangkan teknik dan fisik.
Begitu pula dengan mental. Meski beberapa atlet memiliki pengalaman dalam berbagai kejuaraan, namun tim ofisial kini terus mengasah mental atlet supaya lebih siap dalam menghadapi tekanan kompetisi, baik atlet lokal Kabupaten Kediri maupun atlet yang berasal dari luar daerah seperti Sidoarjo, Ponorogo, hingga Palu.
“Latihan kami sekarang jauh lebih intens. Fokusnya bukan hanya teknik balap, tetapi juga penguatan fisik dan mental agar para atlet lebih siap menghadapi tekanan kompetisi,” jelasnya.

Tidak hanya itu, untuk menunjang performa atlet, IMI tengah menjajaki dukungan sponsor guna melengkapi kebutuhan perlengkapan seperti suku cadang dan tenaga mekanik. Menurut Tri Priyo, tantangan utama saat ini bukan hanya pada sisi teknis, tetapi juga pada ketersediaan sarana dan prasarana latihan.
“Kami terus berupaya memenuhi kebutuhan latihan. Karena cabor ini cukup menguras biaya, sehingga perlu menjalin kerja sama dengan sponsor tambahan yang rencananya akan masuk pekan depan,” jelasnya.
Meski dihadapkan pada keterbatasan, Tri Priyo mengapresiasi dukungan dari KONI Kabupaten Kediri yang dinilainya semakin serius membina seluruh cabor. Salah satunya adalah pelaksanaan tes fisik bagi atlet, dengan parameter yang disesuaikan kebutuhan masing-masing cabor.ind



