POLITIK

Pilkada Kediri 2024 : Mas Dhito Fix Kembali Gandeng Mbak Dewi?

satuwarta.id – Petahana dalam Pilkada Kediri 2024, Hanindhito Himawan Pramana santer disebut bakal kembali menggandeng sang wakil, Dewi Mariya Ulfa di Pilkada Kabupaten Kediri 2024.

Hal itu merujuk pernyataan Mas Dhito, bahwa pihaknya bakal kembali menggandeng Dewi Mariya Ulfa sebagai pendamping di Pilkada. Sebelumnya, Dewi juga mendampingi Bupati Dhito sebagai kepala daerah Kabupaten Kediri periode 2020-2024.

“Jadi kami berlanjut di periode yang akan datang,” kata Bupati Dhito, saat menerima rekomendasi Partai Demokrat di DPP Demokrat, Jakarta, Kamis (8/8/2024).

Menanggapi hal itu, pengamat yang juga dosen Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya Johan Wahyudi mengatakan, jika Bupati Dhito fix menggandeng Dewi di Pilkada, maka situasi ini akan memperkuat keberadaan bakal calon kepala daerah (bakacada) tersebut.

Seperti diketahui, Dewi Mariya Ulfa nantinya akan berstatus sebagai wakil bupati petahana. Kinerjanya bersama Mas Dhito yang mampu mengangkat pembangunan Kabupaten Kediri, turut meningkatkan elektabilitasnya.

“Maka nilai jual kalau petahana maju lagi secara kompak akan mempunyai peluang sangat besar. Saya kira akan harmonis, program pembangunan akan bisa dipercepat, dan diakselerasi lagi,” jelasnya.

Meski demikian, lanjut Johan, siapa yang mendampingi Mas Dhito masih bisa saja berubah hingga tahap pendaftaran ke KPU mendatang. Hal tersebut nantinya bergantung pada komunikasi politik yang dijalankan antara Hanindhito Himawan Pramana, Dewi Mariya Ulfa, dan koalisi partai.

Hal itu mengingat perjalanan situasi politik di Indonesia bergerak sangat dinamis. Begitu pula dengan keputusan pemilihan pasangan dari bakal calon kepala daerah (bakacada) dipastikan melalui sejumlah pertimbangan.

“Namun saya kira sejauh ini masih dinamis, selama bakacada bisa memberikan elektoral yang tinggi kepada calon bupati pasti akan menjadi pertimbangan,” respon Johan.

Sebelumnya sendiri, muncul sejumlah nama yang dikabarkan akan menjadi pendamping Mas Dhito, seperti kader Partai Gerindra Ro’aitu Nafif Laha. Namun, Mas Dhito kala itu juga menampik jika Nafif Laha menjadi pasangannya sesuai usulan Partai Gerindra.

Selain itu, di Kabupaten Kediri belakangan ini juga muncul spanduk sosok Fatikhul Badik atau Mas Badik yang dikaitkan menjadi pendamping Mas Dhito. Diketahui, sosok Mas Badik merupakan salah satu pengurus Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (PP GP) Ansor di Jakarta.

Terkait ketiga nama tersebut, Johan menyebutkan, pemilihan calon wakil bupati itu harus mengacu berdasarkan hasil survei elektabilitas yang tinggi dan memiliki popularitas di kalangan masyarakat sehingga akan memantapkan langkah bagi Mas Dhito di Pilkada nantinya.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close