
satuwarta.id – 126 tim pelajar dari jenjang SD, SMP, hingga SMA beradu skill dalam gelaran Bupati Cup Futsal 2025. Dari jumlah peserta, event ini menjadi kompetisi futsal pelajar terbesar yang pernah digelar di Kabupaten Kediri.
“Alhamdulillah, hari ini event Bupati Cup cabang olahraga futsal resmi dibuka dan langsung dilaksanakan. Pelaksanaannya berlangsung selama 10 hari, mulai 20 November sampai 30 November. Pesertanya dari jenjang SD, SMP, hingga SMA, total ada 126 tim atau sekitar 1.300 pelajar se-Kabupaten Kediri,”ujar Ketua KONI Kabupaten Kediri Hakim Rahmadsyah Parnata, usai membuka Bupati Cup Futsal 2025, Kamis, (20/11/2025).
Hakim menegaskan bahwa kejuaraan seperti ini menjadi ruang penting untuk melahirkan atlet-atlet futsal potensial di Kabupaten Kediri. “Harapannya, dengan kejuaraan yang rutin kita selenggarakan, akan bermunculan atlet berprestasi. Ini juga menjadi wadah bagi atlet futsal di Kabupaten Kediri untuk mengembangkan minat dan bakat mereka. Tadi juga sempat disinggung soal prestasi dunia futsal, dan itu jadi motivasi agar pembinaan semakin serius,” ujarnya.
Melalui ajang ini, Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Kediri menegaskan komitmennya dalam memperkuat fondasi pembinaan atlet usia dini sekaligus menyiapkan regenerasi atlet futsal menuju Porprov 2029. Tingginya minat masyarakat terhadap olahraga, khususnya sepak bola dan futsal, juga menjadi perhatian pemerintah daerah.
“Kita tahu minat masyarakat sangat besar. Proses penyelesaian stadion sedang berjalan agar bisa mewadahi klub dan atlet di Kabupaten Kediri. Semoga, dengan doa teman-teman semua, stadion dan GOR bisa segera selesai sehingga prestasi atlet kita ikut meningkat,” tambah Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemkab Kediri, Sumarlan, yang mewakili Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.
Ia menambahkan bahwa selama masa kepemimpinan Mas Dhito – sapaan akrab Bupati Kediri, saat ini, pembinaan olahraga melalui KONI selalu mendapat dukungan fasilitas dan pembiayaan “Bagi atlet yang berprestasi, terutama yang meraih prestasi di tingkat provinsi melalui Porprov, pemerintah Kabupaten Kediri melalui KONI berupaya memberikan reward. Harapannya bisa memacu semangat para atlet untuk tampil maksimal,” pungkasnya.tam



