Gelar Raker,KONI Kabupaten Kediri Kukuhkan 5 Cabor Baru dan Persiapkan Porkab 2026

satuwarta.id – KONI Kabupaten Kediri menggelar rapat kerja tahun 2025 dengan agenda utama laporan hasil kinerja sepanjang tahun serta merencanakan program kerja untuk tahun 2026.
Ketua Umum KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, menegaskan bahwa seluruh program yang disusun diarahkan untuk menunjang kesuksesan Kabupaten Kediri dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur tahun 2027.
Dalam rapat tersebut, KONI Kabupaten Kediri juga mengukuhkan lima cabang olahraga baru sebagai anggota resmi. Cabang olahraga yang baru bergabung adalah dance sport, bola tangan, pickleball, bridge, dan paralayang.
Dengan penambahan ini, jumlah cabang olahraga yang berada di bawah naungan KONI Kabupaten Kediri kini mencapai 49 cabor. Hakim menyebutkan bahwa pengukuhan ini menjadi langkah penting untuk memperluas basis pembinaan atlet di daerah.
Salah satu cabang olahraga yang baru bergabung, yakni dance sport, disebut memiliki potensi besar. Atlet-atlet dance sport Kabupaten Kediri beberapa kali mengikuti festival di luar daerah dan berhasil meraih penghargaan yang membanggakan.
“Tujuannya jelas, kita ingin mempersiapkan atlet secara jangka panjang agar di Porprov 2027 nanti Kabupaten Kediri bisa meraih prestasi maksimal. Cabang olahraga baru ini sudah mulai menjaring nama-nama atlet yang nantinya akan dipertandingkan. Insya Allah juga akan menyumbang medali untuk Kabupaten Kediri,” ujar Hakim, Senin, (29/12/2025).
Selain pengukuhan cabor baru, rapat kerja juga membahas rencana pelaksanaan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) pada tahun 2026. Porkab akan menjadi ajang pembinaan sekaligus seleksi atlet dari seluruh kecamatan di Kabupaten Kediri. Hakim menjelaskan bahwa Porkab akan melibatkan 26 kontingen dari 26 kecamatan, dengan sistem pertandingan yang memungkinkan setiap atlet membawa nama daerah masing-masing.
“Cabornya sebagian sudah masuk, sekitar 15, dan harapannya bisa bertambah hingga 20 cabor. Olahraga-olahraga yang memasyarakat seperti sepak bola dan bola basket tentu akan ada. Porkab ini menjadi wadah pembinaan sekaligus pemetaan potensi atlet di tingkat kecamatan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Kabupaten Kediri, Lintang Ratri Anggita, menyampaikan harapannya agar dance sport bisa berkontribusi maksimal.
“Kami sudah menyusun program dengan observasi terhadap medan, pesaing, dan strategi yang harus dilakukan. Semoga bisa dieksekusi dengan baik dan di Porprov 2027 bisa memberikan medali sebanyak yang dibutuhkan,” ungkapnya. tam



