OLAHRAGA

Bekuk Perseta, Tiket 8 Besar Persedikab Belum Aman

satuwarta.id – Perjuangan Persedikab memastikan lolos ke babak 8 besar tinggal selangkah, setelah berhasil mengalahkan Perseta 1970 dengan skor tipis 1-0.

Pertandingan kedua di Grup KK Babak 16 Besar Liga 3 Regional Jatim 2023/2024 itu berlangsung di Stadion Canda Bhirawa, Sabtu (20/1/2024).

Pelatih Persedikab Muslim Habibi menuturkan kemenangan yang diraih anak asuhnya itu melalui perjuangan tidak mudah. Hal itu dikarenakan Perseta memiliki pertahanan yang sangat disiplin selama bermain.

Pelatih yang akrab disapa Habibi itu membenarkan bahwa Eka Sama Adi dkk sempat mengalami kesulitan untuk menembus garis pertahanan lawan. Namun dengan intruksi yang diberikan, para pemain setidaknya dapat menguasai jalannya pertandingan.

“Kita buat situasi bagaimana supaya tidak kehilangan bola dalam menciptakan peluang. Karena lawan menerapkan taktik blokade defend,” kata Habibi, usai pertandingan.

Habibi mengungkapkan penampilan anak asuhnya memang berbeda dari laga sebelumnya. Selain faktor cuaca yang mendukung, intensitas permainan juga berpengaruh.

“Kita sedikit berbeda dengan pertandingan sebelumnya. Pertama, cuaca terik. Kemudian intensitas percepatan bermain juga berkurang,” urainya.

Habibi juga meminta timnya untuk waspada, mengingat, tiket lolos ke babak 8 besar belum aman di genggaman.

“Yang jelas kita belum dikatakan aman. Sebab Persewangi masih mempunyai kans untuk pertandingan terakhir. Artinya kita perlu waspada juga,” jelasnya.

Adapun, sejak awal babak pertama Persedikab sebagai tuan rumah lebih mendominasi permainan melalui penguasaan bola.

Sementara Perseta lebih memperkokoh pertahanan. Terlihat hampir seluruh pemain membantu mengamankan area pertahanan dan hanya mengandalkan serangan balik.

Persedikab yang mengejar raihan tiga poin beberapa kali menciptakan peluang di kemulut gawang lawan. Namun masih dapat digagalkan.

Tepat di menit 42’ Persedikab berhasil membuka keunggulan melalui kaki striker Hasbilukman. Skor berubah menjadi 1-0, hingga menutup babak pertama.

Babak kedua dimulai, Persedikab langsung menggempur pertahanan lawan. Taktik itu coba dilakukan sepanjang pertandingan.

Usaha untuk membongkar pertahanan lawan tampaknya masih menemui jalan buntu. Di pertengahan babak kedua, Persedikab melakukan rotasi pemain dengan memasukkan Rendhi Saputra menggantikan Bagus Prasetya.

Kemudian, memasukkan Rendy Afinda menggantikan Hasbilukman dan Wigi Pratama menggantikan Nur Miftah Nasikin.

Serangan demi serangan tetap tak mampu untuk menggandakan keunggulan Bledug Kelud. Hingga wasit meniup peluit panjang babak kedua, skor tak berubah 1-0.

Dengan kemenangan tersebut, Persedikab berada di klasemen ke-2 Grup KK, tepat di bawah Perseta yang unggul agregat gol.ind

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close