KESEHATAN

Siswa SMP Divaksin, Ortu Tak Perlu Resahkan KIPI

satuwarta.id – Sebagai bentuk persiapan ketahanan kesehatan dalam pembelajaran tatap muka terbatas yang menurut rencana akan digelar dalam waktu dekat, Rabu pagi (8/9/2021) Pemkot Kediri menyelenggarakan vaksinasi bagi peserta didik jenjang Sekolah Menengah Pertama.

Saat dikonfirmasi mengenai Kejadian Pasca Imunisasi (KIPI) bagi anak-anak usia 12-17 tahun, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Alfan Sugiyanto mengatakan bahwa orang tua wali murid tidak perlu khawatir yang berlebihan.

“KIPI setelah melakukan vaksinasi itu sangat umum terjadi, hal itu sebagai bentuk respon dari tubuh untuk membentuk antibodi dati vaksin yang diberikan,” jelasnya.

“Selama ini kami melakukan vaksinasi bagi masyarakat Kota Kediri tidak ditemukan kasus KIPI yang sedang dan berat, rata-rata KIPI ringan seperti lengan pegal dan demam saja,” imbuh Alfan.

Sementara itu, ditemui pasca mendapatkan suntikan vaksinasi, Fadhilla Syahdan Alqariani Nugroho, siswi kelas 7 SMPN 1 Kediri mengatakan bahwa ia tidak takut sama sekali saat melakukan vaksin.

“Tidak takut, rasanya kayak dicubit sebentar, apalagi ini demi kesehatan saya, jadi saya tidak takut,” ungkapnya.

Fadhilla mengaku sudah bosan belajar di rumah. Dengan divaksin ia berharap bisa segera belajar kembali di sekolah.

“Saya sudah bosan dirumah, pengen segera bisa belajar disekolah bertemu dengan bapak ibu guru langsung,” imbuh Fadhilla. bby

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close