News Feed

Antisipasi Banjir, PUPR Kab Kediri Normalisasi Sungai Kolokoso

satuwarta.id – Masalah banjir jadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kediri. Tahun lalu, meluapnya air Sungai Kolokoso mengakibatkan terjadi banjir di Kecamatan Tarokan. Sejumlah desa seperti Jati, Sumberduren, Cengkok terendam banjir dan mengakibatkan kerugian besar terutama para petani.

Mengatasi masalah banjir ini, DPUPR Kabupaten telah menjalin kolaborasi dengan sejumlah pihak untuk melakukan normalisasi sungai, salah satunya Sungai Kolokoso.

Menurut Andri Eko P, Plt Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan DPUPR Kabupaten Kediri, normalisasi Sungai Kolokoso ini dilakukan sepanjang 6 kilometer.

” Normalisasi ini dilakukan untuk mengurangi imbas cakupan banjir yang menjadi langganan tiap tahun di wilayah Tarokan,” ujarnya.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) berkolaborasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Jawa Timur dalam normalisasi Sungai Kolokoso.

Andri menyebutkan Normalisasi ini dimulai dari Desa Jati dan ditargetkan akan selesai sebelum Desember. ” Targetnya sebelum Desember sudah Rampung,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyebutkan persoalan banjir akan ditangani serius.

“Bicara mengenai banjir, Kita bicara jangka panjang, bahkan bisa tiga hingga lima tahun mendatang persoalan banjir ini baru bisa diselesaikan. Karena tingkat kompleksitasnya sangat tinggi,” ujar Bupati muda itu.

Selain normalisasi, pihaknya juga menurunkan tim riset tersendiri untuk melakukan pembangunan tentang air di Kabupaten Kediri.

” Tim riset dari Universitas Gajah Mada (UGM) untuk mengecek bagaimana kondisi debit air, air bersih untuk warga, air untuk pertanian. Setelah data diolah, hasil dari riset ini akan kita jadikan acuan untuk pembangunan tentang air di Kabupaten Kediri,” tandasnya.bby

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close