Alokasi Pupuk Subsidi di Kabupaten Kediri Capai 31 Persen

satuwarta.id – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) memastikan penyaluran pupuk subsidi tepat sesuai sasaran. Diketahui, sejauh ini alokasi pupuk subsidi mencapai 31 persen.
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri Anang Widodo melalui Pengawas Alat Mesin Pertanian Slamet membeberkan, kepastian angka tersebut menyusul realisasi penyaluran masih berjumlah 23.840 ton, terdiri dari Pupuk Urea dan NPK.
“Berdasarkan SK (Surat Keterangan) baru, sampai dengan saat ini penyerahan baru 31 persen atau 23.840 ton,” kata Slamet, Jumat (14/6/2024).
Capaian 31 persen itu merujuk pada pupuk subsidi yang tersalur baru Pupuk Urea dan NPK dengan jumlah 76.905 ton. Di sisi lain, pemerintah daerah bakal menyalurkan empat jenis pupuk yaitu Pupuk Urea, NPK, NPK Formula Khusus, dan Pupuk Organik.
Slamet mengatakan, ribuan ton tersebut akan disalurkan terhadap petani yang tergabung ke dalam Kelompok Tani (Poktan), terdaftar Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK), dan Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan (Simluhtan).
“Kalau di awal tahun 2024 jumlah petani ada sekitar 132.000. Tapi nanti bakal ada tambahan 3.200 petani,” tambahnya.
Menyikapi perbandingan antara jumlah petani dan pupuk subsidi, Slamet menyebut sistem alokasi pupuk subsidi akan dilaksanakan secara bertahap hingga target akhir tahun mendatang dapat tertuntaskan.
Terlebih, pemerintah daerah juga memberlakukan ketentuan setiap petani akan mendapat kuota pupuk yang berbeda dengan mempertimbangkan luas baku sawah dan Lahan Pertanian Pangan Berjelanjutan (LP2B).
“Artinya setiap petani tidak sama rata untuk penyaluran pupuk subsidi. Tapi nanti alokasi pupuk paling banyak bagi petani komoditas padi dan jagung,” ungkapnya.
Untuk diketahui, data Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) pada tahun 2024, pupuk subsidi Urea rencananya dialokasikan berjumlah 36.207 ton pupuk subsidi NPK sebesar 40.698 ton pupuk subsidi NPK Formula 7.000 ton, dan pupuk organik 6.730 ton.ind



