Lereng Gening Sritanjung Juara 1 Lomba Desain Batik Khas Kab Kediri

satuwarta.id – Desain batik karya Ega Shintia Gaya Paramitha menjadi desain terbaik dalam Lomba Desain Batik Khas Kabupaten Kediri 2021. Lomba ini sendiri awalnya diikuti 100 peserta, dengan 75 diantaranya mengumpulkan desain.
Dalam penjurian, dimana salah satu juri adalah Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito dinilai keunikan motif, sisi artistik Kemudian kreativitas dan originalitas, serta keharmonisan antara tema, sumber ide, dan motif yang tidak terlepas dari budaya dan sejarah Kabupaten Kediri.
Sebelum lomba dibuka, semua pihak terkait juga melangsungkan sarasehan untuk menentukan unsur wajib yang harus ada, yang kemudian diputuskan motif lidah api (dahanapura) dan gringsingan.
Penyerahan hadiah dan uang pembinaan dilakukan oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito, Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa di Pendopo Panjalu Jayati Kabupaten Kediri.
” Lomba ini bertujuan agar Kabupaten Kediri ini punya icon, icon batik sendiri. Desain-desain yang dilombakan sangat bagus dan yang belum kita pernah lihat sebelumnya Itu ada di sini. Semoga desain-desain ini juga bisa lekas dipakai warga Kabupaten Kediri, ” ujar Ketua Dekranasda Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito atau yang akrab disapa Mbak Chica, Selasa, (28/12/2021).

Juara pertama, yang dinamai Lereng Gening Sritanjung berhasil menyingkirkan puluhan peserta lainnya untuk menjadi yang nomor satu. Terinsipirasi dari pahatan yang terdapat di Candi Surowono, Batik lereng gening sri tanjung sendiri mempunyai filosofi bahwa manusia harus selalu memiliki kebaikan.
Hal tersebut bisa terlihat dari motif lereng yang mempunyai bentuk miring naik ke atas/batik dlorong selalu miring ke kanan dari kiri menuju ke kanan. Selain itu, motif tersebut menggambarkan bahwa Sri Tanjung, dalam legenda – ingin selalu mencari kebaikan untuk mencari petunjuk agar dapat kembali ke suaminya seperti sedia kala. Sementara itu, motif dahan purna menggambarkan semangat Sri Tanjung yang berapi-api untuk menuju ke kebaikan.
Juara kedua diraih Siti Zulianah dengan desain bertajuk Dahanapura Membumi, sementara juara ketiga diraih Adi Wahyono dengan desain bertajuk Gringsing Panji Dahanapura.bby



