BISNIS

Pantau Harga-Stok Bahan Pokok di Pasar, Disperindag Jatim Apresiasi Disperdagin dan TPID Kota Kediri

satuwarta.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur mengapresiasi langkah-langkah dan usaha Dinas Perdagangan dan Industri kota Kediri, Bersama UPT Perlindungan Konsumen Kediri serta jajaran tim pengendali inflasi daerah Kota Kediri untuk menjaga stabilitas harga serta inflasi terutama di momen Natal dan Tahun Baru.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim Drajat Irawan, di sela sidak harga di dua pasar di kota Kediri, yakni Pasar Setonobetek dan Pasar Pahing.

Pemerintah Kota Kediri, dalam hal ini Disperdagin bersama TPID setiap harinya memantau pergerakan harga tiap hari di pasar-pasar kota Kediri, yang kemudian progresnya dilaporkan ke provinsi.

” Kita baru saja juga menyediakan pasar murah di Kota Kediri dan antusiasnya memang luar biasa. Termasuk juga memberi kesempatan kepada UKM-UKM di Kota Kediri untuk bertemu dengan pembelinya.  Apresiasi pada Pemerintah Kota Kediri dan UPT perlindungan Konsumen dari Provinsi Jawa Timur yang  bersinergi termasuk dari jajaran TPID,  mudah-mudahan sampai Januari ini bisa lebih baik lagi. Inflasi Jawa Timur bisa paling tidak dibawah tiga persen. Sehingga semua sudah stabil dan (ekonomi) segera pulih serta daya beli masyarakat meningkat, ” tukas Drajat Irawan, Minggu, (26/12/2021).

Dalam sidak itu sendiri, Tim Disperindag Jatim, Disperdagin Kota Kediri, serta UPT Perlindungan Konsumen memastikan harga dan ketersediaan barang aman sampai beberapa bulan kedepan. Dari pantauan sendiri, pergerakan terjadi pada bahan pokok mulai beras, kemudian minyak goreng, telur, cabe rawit merah, cabe besar, kemudian daging sapi, daging ayam serta beberapa sayuran. 

” Pada dasarnya pergerakan yang menonjol itu cabai, kemudian minyak goreng ada pergerakan naik sekitar Rp 19 ribu karena semata-mata harga CPO dunia sudah naik sehingga berpengaruh kepada minyak goreng baik kemasan yang maupun yang. curah, ” tutur Drajat Irawan lagi.

Untuk telur sendiri, sedikit mengalami pergerakan dipicu momen Natal serta pembagian bansos yang masih terus dilakukan.

” Sehingga telur juga ada pergerakan naik. mudah-mudahan. dengan berjalannya waktu ini telur segera stabil karena PKH juga mungkin segera menyesuaikan. Cabai, Februari insya Allah bisa normal. Sementara minyak goreng kita memang tergantung pada harga CPO dunia, ” tambah Drajat Irawan.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Disperdagin Kota Kediri Anik Sumartini mengungkapkan beberapa waktu lalu Disperdagin bersama TPID telah melakukan sidak ke pasar tradisional dan pasar modern, kemudian menggelar kegiatan operasi pasar murni tiga jalur yakni offline, online serta drive thru di kantor Disperdagin.

Hal itu untuk memastikan stok dan ketersediaan barang bahan pokok di kota Kediri tetap stabil. ” stok dan harga aman, ” tukas Anik Sumartini. bby

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close